Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu pergudangan. Foto ilustrasi: rumah123.com

Salah satu pergudangan. Foto ilustrasi: rumah123.com

Aksi Korporasi, Bumi Benowo Incar Dana Rp 150 Miliar

Muhammad Ghafur Fadillah, Jumat, 17 Januari 2020 | 17:07 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk berencana mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada akhir Maret 2019. Direktur Utama perseroan, Felix Soesanti menjelaskan pencatatan tersebut didasari oleh laporan keuangan perseroan yang digunakan dalam proses Initial Public Offering/IPO per September 2019.

"Seperti dalam ketentuan dari Bursa Efek Indonesia adalah laporan keuangan yang dapat digunakan sebagai dasar penilaian perusahaan yang mengajukan pernyataan pendaftaran IPO adalah laporan keuangan selama 6 bulan terakhir," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (17/01).

Dalam aksi korporasi tersebut perseroan menargetkan dapat meraup dana segar mencapai Rp 150 miliar, namun perseroan masih enggan memberikan rincian besaran saham yang akan diterbitkan.

"Kami masih belum bisa memberikan rincian jelasnya karena prosesnya masih panjang hingga penawaran umum," paparnya.

Sebagai informasi Bumi Benowo Sukses Sejahtera adalah perusahaan pengembang properti pergudangan yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Perusahaan mengembangkan lokasi pergudangan dengan merek dagang Pergudangan Bumi Benowo pada area seluas 30 hektare di Kecamatan Kebomas. Area pergudangan itu berlokasi di perbatasan Surabaya dan Gresik dan berdekatan dengan Pelabuhan Teluk Lamong serta Jalan Lingkar Luar Barat. 

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan, I Gede Nyoman Yetna menjelaskan calon emiten  tersebut berasal dari berbagai sektor seperti infrastruktur, transportasi, konsumer, dan properti.

"Saat ini kami masih menunggu, jadi masih belum bisa dipastikan apakah calon emiten dengan nilai aset dibawah Rp 250 miliar akan masuk papan pengembangan atau tidak," Jelasnya usai temu media di Jakarta, Jumat (10/01).

Nyoman menambahkan pada tahun ini terdapat perusahaan dengan aset dibawah Rp50 miliar dan sudah mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan. Adapun 27 calon emiten tersebut direncanakan akan melakukan listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020.

"Contohnya yang sudah tercatat di papan akselerasi yaitu PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (PGJO) pada awal Januari kemarin," Ujarnya.

Tercatat sejak awal tahun 2020, sudah ada enam perusahaan yang mencatatkan sahamnya di bursa, yakni  PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (PGJO), PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA), PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR), PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO), PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR), dan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN). 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA