Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Alfa Energi Investama  Tbk Aris Munandar (tengah  berbincang dengan jajaran direksi dan komisaris (dari kiri ke kanan), Direktur Keuangan Lyna, Direktur Operasional R. Ishak Abdul Rahman, Komisaris Utama M. Noer Qomari, dan Komisaris Budi Kartika usai pencatatan perdana saham (IPO) FIRE di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (9/6/2017). PT Alfa Energi Investama Tbk mulai tercatat dan diperdagankan di Bursa Efek Indonesia
sebagai emiten dengan urutan ke 545. Saham yang dilepas kepada publik sebanyak 300.000.000 (tiga ratus juta) unit saham atau 23,08% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah Penawaran Umum Perdana Saham yang
merupakan Saham Baru. Dana hasil IPO digunakan untuk pelunasan utang kepada PT Indo Jasa Utama sebesar 31,74%, sebsar 17,35% digunakan untuk membangun tambahan insfrastruktur seperti jalan hauling, stockpile, fasilitas loading dan mess karyawan di area pelabuhan maupun operasional tambang di entitas cucu perseroan PT
Alfara Delta Persada. BeritaSatu Photo/UTHAN A RACH IM

Direktur Utama PT Alfa Energi Investama Tbk Aris Munandar (tengah berbincang dengan jajaran direksi dan komisaris (dari kiri ke kanan), Direktur Keuangan Lyna, Direktur Operasional R. Ishak Abdul Rahman, Komisaris Utama M. Noer Qomari, dan Komisaris Budi Kartika usai pencatatan perdana saham (IPO) FIRE di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (9/6/2017). PT Alfa Energi Investama Tbk mulai tercatat dan diperdagankan di Bursa Efek Indonesia sebagai emiten dengan urutan ke 545. Saham yang dilepas kepada publik sebanyak 300.000.000 (tiga ratus juta) unit saham atau 23,08% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah Penawaran Umum Perdana Saham yang merupakan Saham Baru. Dana hasil IPO digunakan untuk pelunasan utang kepada PT Indo Jasa Utama sebesar 31,74%, sebsar 17,35% digunakan untuk membangun tambahan insfrastruktur seperti jalan hauling, stockpile, fasilitas loading dan mess karyawan di area pelabuhan maupun operasional tambang di entitas cucu perseroan PT Alfara Delta Persada. BeritaSatu Photo/UTHAN A RACH IM

Alfa Energi Mulai Cetak Laba Rp 8,63 Miliar

Ghafur Fadillah, Minggu, 25 Agustus 2019 | 19:15 WIB

JAKARTA, Investor.id –  PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) membukukan peningkatan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 28,02% menjadi Rp 8,63 Miliar pada semester I-2019, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi bersih sebesar Rp 11,99 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan di Jakarta, pekan lalu, disebutkan peningkatan penjualan tersebut sejalan dengan kenaikan penjualan neto perseroan menjadi Rp 478,79 miliar pada semester I-2019, dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yakni Rp 280,17 miliar.

Sedangkan beban pokok penjualan perseroan mengalami peningkatan 69,71% atau menjadi Rp 421,63 miliar pada periode 30 Juni 2019, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yakni Rp 248,44 miliar. Laba bruto juga naik menjadi Rp 57,15 miliar, dibandingkan periode sebelumnya Rp 31,73 miliar.

Kemudian, saham emiten yang bergerak di bidang energi ini kini masuk dalam jajaran indeks Morgan Stanley Capital International/MSCI Global Small Cap, yaitu indeks yang dirancang untuk mengukur kinerja segmen kapitalisasi kecil pasar Indonesia. Dengan 47 konstituen, indeks ini mencakup sekitar 14% dari seluruh ekuitas Indonesia.

Alfa Energi masuk dalam MSCI global small cap bersama empat saham emiten lainnya, yaitu saham PT Bank BTPN Tbk (BTPN), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Pelayaran Tamarin Samudera Tbk (TAMU), dan PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE).

Sebagai informasi Alfa Energi menggelar penawaran umum perdana (IPO) saham pada 9 Juni 2017 dengan melepas sebanyak-banyaknya 300 lembar saham dengan harga Rp 500 per unit. IPO tersebut berhasil meraih dana sebanyak Rp 150 miliar.

Bisnis utama perseroan adalah beroperasi dan berinvestasi dalam bidang jasa energi terutama sektor batubara, Sumber daya energi, dan infrastruktur energi melalui anak usaha, yaitu PT Alfa Daya Energi, PT Adhikara Andalan Persada dan PT Properti Nusa Sepinggan.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA