Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kimia Farma. Foto: IST

Kimia Farma. Foto: IST

Anak Usaha KAEF Jalin Kemitraan dengan Digital Mediatama Maxima

Senin, 4 Januari 2021 | 22:03 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id - PT Kimia Farma Apotek, anak usaha dari PT Kimia Farma Tbk (KAEF) baru-baru ini mengumumkan rencananya untuk menggunakan solusi Cloud Advertising yang dikembangkan oleh PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX).

Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek Nurtjahjo Walujo Wibowo menjelaskan, melalui kemitraan tersebut, pihaknya berharap dapat meningkatkan pengalaman pelanggan yang mengunjungi apotek-apotek milik anak usaha Kimia Farma, sehingga meningkatkan pendapatan masing-masing toko.

“Secara progresif, kami terus menjelajahi kemungkinan-kemungkinan kerja sama dengan Digital Mediatama Maxima dan mengintegrasikan keahlian mereka dalam proses kami sehari-hari,” jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (4/1).

Lebih lanjut, Direktur Digital Mediatama Maxima Budiasto Kusuma memaparkan, dalam kemitraan itu pihaknya akan memasang layar digital cloud advertising pada 1200 apotek milik Kimia Farma di seluruh Indonesia yang ditargetkan akan selesai pada kuartal pertama tahun ini.

“Dengan solusi ini, Kimia Farma Apotek dapat melakukan eksekusi konten-konten pemasaran yang lebih menarik dengan cepat, tepat, cerdas dan terintegrasi. Selain itu, bisa menjadi pondasi awal untuk pengembangan komunikasi pemasaran via teknologi digital ke depan,” ujarnya.

Menurut Budiasto, dengan adanya kemitraan tersebut menjadi bukti bahwa solusi dalam bidang periklanan yang ditawarkan oleh perseroan tidak terbatas pada satu sektor bisnis konvensional saja. Seiring dengan inovasi yang terus perseroan lakukan dalam bisnis Advertising Exchange Hub, dia berharap dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar pada klien-klien menggunakan solusi dari perseroan

“Kami menghargai kesempatan bekerja sama dengan Kimia Farma Apotek sebagai klien dalam kategori Blue-Chip. Adapun kemitraan ini kami terjemahkan sebagai tambahan untuk 1.200+ layar Infrastructure-as-a-Service (IaaS) yang telah dibukukan pada periode 2021,” paparnya.

Sementara itu, hingga kuartal-III 2020, induk usaha Kimia Farma Apotek itu membukukan peningkatan penjualan neto 2,47% atau menjadi Rp 7,04 triliun dibandingkan dengan periode sama tahun 2019 yakni Rp 6,87 triliun. Adapun laba usaha yang diperoleh sebesar Rp 504 miliar pada tahun lalu, dari semula Rp 429 miliar.

Peningkatan penjualan neto yang diperoleh perseroan tersebut diraih dari penjualan lokal, yakni pihak ketiga lokal sebesar Rp 5,92 triliun dan pihak berelasi Rp 950 miliar. Selain itu, juga didapat dari penjualan luar negeri, yakni garam kina sebanyak Rp 158 miliar, yodium dan derivat Rp 9 miliar, serta obat dan alat kesehatan Rp 6,11 miliar.

“Beban pokok penjualan meningkat menjadi Rp 4,41 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu yang tercatat Rp 4,36 triliun. Maka demikian, laba bruto yang diperoleh Rp 2,63 triliun dari sebelumnya Rp 2,51 triliun,” ujar manajemen.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN