Menu
Sign in
@ Contact
Search
IST

IST

Analis: Pencapaian BRI (BBRI) Grup Makin Mengkilap di Akhir 2022

Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:05 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Tingkat profitabilitas atau kemampuan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI dalam mencetak laba sepanjang semester I-2022 melesat signifikan. Hal ini tercermin dari rasio tingkat pengembalian berdasarkan aset atau Return on Asset (ROA) dan tingkat pengembalian berdasarkan ekuitas atau Return on Equity (ROE).

Mengutip laporan keuangan yang telah dipublikasikan perusahaan, ROE BRI (secara konsolidasi) per Juni 2022 sebesar 17,48% atau naik dibandingkan dengan ROE periode yang sama tahun lalu 10,98%. Pada periode yang sama ROA BRI (konsolidasian) tercatat 3%, naik dibandingkan dengan ROA kuartal II 2021 sebesar 1,61%.

Head of Research Samuel Sekuritas Suria Dharma mengatakan, tingkat profitabilitas BRI dalam kondisi yang baik. “Tahun ini perkiraan saya (BRI akan mencatatkan all time high net profit,” katanya, dikutip Kamis (11/8/2022).

Meningkatnya kemampuan BRI dalam mencetak laba tidak terlepas dari pertumbuhan kredit, menjaga beban dana, dan menurunnya biaya provisi. Sebagaimana diketahui per Juni 2022, laba bersih BRI secara konsolidasi naik 98,38% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp 24,88 triliun.

Baca juga: Simak Penjelasan Ekonom BRI soal Peluang BI Naikkan Suku Bunga

Bila dibedah lebih lanjut, BRI bersama anak usaha menyalurkan kredit sebesar Rp 1.104,79 triliun atau naik 8,75% yoy. Penyaluran kredit kepada seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif, dengan penopang utama adalah segmen mikro yang naik 15,07% yoy.

Selanjutnya, kredit konsumer tumbuh 5,27% yoy, korporasi naik 3,76% yoy, serta segmen kecil dan menengah bertambah 2,71% yoy. Adapun, portofolio kredit UMKM perseroan tumbuh 9,81% yoy. Meningkatnya fungsi intermediasi emiten bank bersandi BBRI ini berkontribusi positif terhadap pendapatan bunga yang naik 9,9% yoy. Sementara itu, beban bunga turun 18,3% yoy.

Sementara itu dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), BRI mencatatkan pertumbuhan 3,70% yoy, menjadi Rp 1.136,98 triliun, dengan penopang utama giro dan tabungan yang tumbuh 13,38% yoy. Alhasil rasio dana murah atau Current Account Savings Accounts (CASA) bank naik menjadi 65,12%.

Baca juga: Ditanya Laba Semester I, Begini Kata Dirut BRI (BBRI) Sunarso

Terpisah, berkaca dari kinerja BRI pada paruh pertama tahun ini, Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham BBRI dengan target harga Rp 5.350 per saham.

“Karena hasil paruh pertama 2022 BBRI sesuai dengan perkiraan, kami mempertahankan rekomendasi beli dengan TP [target price] tidak berubah sebesar Rp 5.350, berdasarkan target P/B 2,5x,” kata Analis Mirae Asset Sekuritas Handiman Soetoyo dalam riset yang dipublikasikan belum lama ini.

Handiman menuturkan kinerja BBRI ke depan masih sangat mungkin bertumbuh di tengah pelonggaran mobilitas masyarakat, sehingga hal tersebut dapat membantu bisnis perseroan bangkit kembali. “Oleh karena itu, kami berharap BBRI dapat terus membukukan pertumbuhan kredit yang lebih kuat ke depan dan meningkatkan kualitas asetnya,” pungkasnya.

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com