Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi nikel. (Foto: Antam)

Ilustrasi nikel. (Foto: Antam)

Antam (ANTM) Bidik Perusahaan Patungan CBL dan LG Diteken Kuartal IV-2022

Rabu, 21 September 2022 | 15:31 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam menargetkan penandatanganan pembentukan perusahaan patungan (Joint Venture/JV) dengan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd (CBL) dan LG Energy Solution untuk pengembangan baterai kendaraan listrik (EV battery) pada kuartal IV-2022.

“Kami telah menandatangani framework agreement, tapi belum final. Oleh karena itu, kita kejar supaya bisa deliver pada tahun ini. Insyaallah kita bisa tandatangani sampai JV agreement,” ucap Nico baru-baru ini.

Baca juga: Cara Antam (ANTM) Kejar Target

Sampai sekarang, lanjut Nico, perseroan masih dalam proses perhitungan resources. Sebab, dari penandatanganan JV ini akan ada resources yang dikonversi menjadi reserved. Itulah mengapa perseroan tidak ingin terburu-buru untuk mengambil persetujuan.

“Ini harus dikalkulasi karena nanti akan divestasikan sebanyak 49% dari resources kita. Kami tetap memiliki mayoritas tapi CBL dan LG akan memiliki 49% dari resources atau reserved nantinya. Dari hasil itu, kemudian akan kita bisa monetisasi,” tambah Nico.

Baca juga : Bos Antam (ANTM) Beberkan Progres JV dengan CBL dan LG, juga Rencana Divestasi

Melalui cara tersebut, menurut Nico, perseroan bakal mendapatkan ekuitas untuk penyertaan modal. “Jadi, nanti untuk pembangunan smelter melalui sistem Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dan High Pressure Acid Leaching (HPAL) kita tidak perlu mengeluarkan tambahan modal,” ujarnya.

Adapun, nilai investasi pembangunan smelter berteknologi RKEF dan HPAL, Nico mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa menyebutkan karena masih terus dilakukan proses finalisasi.

Dalam kemitraan strategis antara Antam dan dua pemain top industri baterai dunia tersebut, Nico menyatakan Antam hanya bertindak sebagai pemasok bijih nikel untuk bahan baku utama industri baterai. “Jadi, inilah yang akan kita lakukan kerja sama kita dengan CBL dan LG,” tuturnya.

Baca juga: Direkomendasikan Beli, Begini Prospek Saham Antam (ANTM)

Perihal target penandatanganan JV, Direktur Utama Indonesia Battery Corporation (IBC) Toto Nugroho juga menambahkan, bahwa tahapan sampai saat ini dalam proses pengalihan aspek izin usaha pertambangan (IUP) hingga tahap JV mining.

“Insyallah, kuartal IV-2022 ini sudah melaksanakan tanda tangan untuk mining side. Dari sisi mining side partner itu, mereka (CBL dan LG) akan membuat JV dan mulai untuk Engineering, Procurement, dan Construction (EPC),” kata Toto.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com