Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Apexindo. Foto: apexindo.com

Apexindo. Foto: apexindo.com

Apexindo Raih Kontrak US$ 68 Juta dari Pertamina Hulu Mahakam

Senin, 8 Februari 2021 | 13:10 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, Investor.id –  PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) meraih kontrak pengeboran minyak dan gas (migas) dari PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) senilai US$ 68 juta. Kontrak pengeboran yang berlokasi di Blok Mahakam, Kalimantan Timur, tersebut berdurasi 1,5 tahun yang dimulai Januari tahun ini.

Corporate Secretary Apexindo Pratama Duta Frieda Salvantina mengatakan, penandatangan kontrak pengeboran perseroan dengan Pertamina Hulu Mahakam digelar pada 4 Februari 2021 oleh Direktur Utama PHI selaku Kuasa Direktur Utama PHM Chalid Said Salim dan Direktur Utama PT Apexindo Pratama Duta Tbk Zainal Abidinsyah Siregar.

Kontrak berdurasi selama 1,5 tahun yang berlaku mulai Januari 2021 dan memiliki opsi perpanjangan satu tahun plus satu tahun. “Raihan kontrak tersebut berdampak positif terhadap tingkat utilisasi rig dan pendapatan operasional perseroan,” ujarnya dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/2).

Pertamina Hulu Mahakam selaku operator di wilayah kerja (WK) Mahakam, dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) memberikan kontrak Drilling Submersible Swamp Barge Services (Swamp Rig) kepada Apexindo Pratama Duta.

Sementara itu, General Manager PHM Agus Amperianto mengatakan, rig Yani akan didatangkan ke WK Mahakam untuk menggantikan rig Raisis pada kuartal II-2021 dan akan mendukung operasi pengeboran di lapangan Tambora, Tunu, dan Handil. Dalam kaitan ini, Agus berharap Apexindo turut berperan aktif mengusulkan program-program efisiensi. “Pengembangan berbagai inovasi demi optimasi operasi akan sangat mendukung program Locomotive-8, demi kelanjutan produksi dan pengembangan WK Mahakam,” katanya.

Chalid Said Salim menambahkan, kontrak ini merupakan wujud komitmen Pertamina untuk menjaga tingkat produksi di WK Mahakam. Adapun, komitmen Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60,01%. “Penandatanganan ini adalah perwujudan upaya Pertamina menjaga ketahanan energi nasional, mengingat kontrak ini merupakan bagian penting dalam kegiatan produksi migas di WK Mahakam,” katanya.

Guna menahan laju penurunan produksi di WK Mahakam yang sudah berada di fase natural decline, PHM akan mengebor 73 sumur pengembangan dan 2 sumur eksplorasi serta mengerjakan 4.150 pekerjaan pemeliharaan sumur sepanjang tahun 2021. PHM menargetkan produksi tahun 2021, sebagai berikut gas 485 mmscfd (wellhead) dan likuid (minyak dan kondensat) 22 kbod.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN