Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) menargetkan pertumbuhan laba bersih menjadi Rp 420 miliar tahun 2021, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 323,01 miliar.

PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) menargetkan pertumbuhan laba bersih menjadi Rp 420 miliar tahun 2021, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 323,01 miliar.

DIVIDEN Rp 30 PER SAHAM

Arwana Citra Incar Laba Bersih Rp 420 Miliar

Senin, 8 Maret 2021 | 20:28 WIB
Muhammad Ghafur Fadila

JAKARTA, Investor.id -  PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) menargetkan pertumbuhan laba bersih menjadi Rp 420 miliar tahun ini, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 323,01 miliar. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan target peningkatan volume penjualan mencapai 10%

Direktur Arwana Citra Mulia Edy Suyanto menjelaskan, peningkatan penjualan sejalan dengan telah dirampungkannya pembangunan pabrik Plant 5B di Mojokerto, Jawa Timur. Pabrik baru tersebut akan memproduksi glazed porcelain tile bermerk Arna dengan kapasitas terpasang 3 juta meter persegi per tahun.

Pabrik tersebut diresmikan pada 22 Februari 2021, sehingga kini perseroan memiliki lima pabrik yang tersebar di beberapa daerah, yaitu Tangerang, Serang, Gresik, Ogan ilir dan yang terbaru yakni Mojokerto. “Pabrik baru tersebut akan memproduksi glazed porcelain tile dengan keramik 60x60 cm dengan target pasar segmen menengah ke atas. Selama ini, segmen pasar tersebut dikuasai produk impor,” jelasnya dalam paparan publik, Senin (8/3).

Kehadiran produk baru ini, menurut dia, menjadi peluang pasar yang besar bagi perseroan. Untuk tahap awal, Arwana Citra Mulia akan memproduksi 3 juta meter per tahun atau setara dengan 2% dari total pasar yang masih berkembang.

Selain itu, dia mengatakan, perseroan berencana menerbitkan produk baru dengan motif berbeda dari para pesaingnya yang saat ini 100% berjualan produk keramik polos. "Perseroan akan mengenalkan berbagai varian motif seperti tipe marble, rustik, wood dan juga desain motif kayu, sehingga menjadi keunggulan tersendiri," ujarnya.

Terkait pertumbuhan kinerja tahun 2021, dia mengatakan, bakal ditopang sejumlah faktor, seperti penurunan harga pembelian gas industri yakni menjadi US$ 6 MMBTU. Dengan penurunan harga gas itu, industri keramik lokal bisa bersaing dengan produk impor.

Pertumbuhan penjualan perseroan juga akan didukung Sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menetapkan safeguard pada produk keramik dari India dan Vietnam pada Agustus tahun 2020 lalu. Kebijakan positif lainnya adalah pelarangan pemakaian produk-produk impor pada properti dan infrastruktur yang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), instruksi ini diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pendukung industri keramik dalam negeri.

Dividen Rp 217,67 Miliar

Sementara itu, Chief Financial Officer Arwana Citramulia Rudy Sujanto mengumumkan rencana pembagian dividen Rp 30 per saham atau setara dengan Rp 217,67 miliar yang bersumber dari laba bersih tahun 2020. Keputusan ini sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung kemarin.

Berdasarkan arsip Investor Daily, Arwana Citra Mulia pada tahun lalu berhasil raih kinerja positif dengan laba bersih naik 49.87% atau setara dengan Rp 323,01 miliar dari periode yang sama pada 2019 lalu yakni Rp 215,53 miliar.

“Hasil ini berkat margin yang meningkat dari 10,02% menjadi 14,6%, ditopang oleh pemakaian bahan baku dan energi yang lebih efisien, strategi product mix yang memperbaiki harga jual rata-rata serta peningkatan jumlah pelanggan,” pungkasnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN