Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
New listing AMOR di BEI, Selasa (14/1/2020). Sumber: BSTV

New listing AMOR di BEI, Selasa (14/1/2020). Sumber: BSTV

Ashmore Bidik AUM Rp 38 Triliun

Selasa, 14 Januari 2020 | 15:25 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – Setelah remsi mencatatkan saham (listing) perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi perusahaan manajer investasi (MI) pertama yang melantai di bursa domestik, Selasa (14/1), PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) menargetkan kenaikan dana kelolaan (asset under management/AUM) sebesar 27% menjadi Rp 38 triliun.

Ashmore Asset Management saat ini fokus pada produk reksa dana saham, obligasi, dan pasar uang. Pada akhir 2019, dana kelolaan perseroan mencapai Rp 30  triliun

Menurut Direktur Ashmore Asset Management Indonesia  Arief Cahyadi Wana, demi mencapai target tersebut, perseroan akan menggunakan dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham untuk mengembangkan platform digital yang bakal menjangkau lebih luas masyarakat kelas menengah.

"Masyarakat kelas menengah banyak yang tidak terjangkau perbankan. Maka kita harus punya sistem yang bisa menjangkau mereka. Ini salah satu alasan kami listing di bursa, " kata Arief di Jakarta, Selasa (14/01).

Dia menjelaskan, pengembangan platform digital Ashmore Asset Management antara lain akan dilakukan melalui kerja sama dengan perusahaan e-commerce yang sudah existing saat ini.

"Setiap tahun kami biasanya mengeluarkan 2-3 produk reksa dana. Sejauh ini kami sudah bekerja sama dengan Bukalapak untuk produk obligasi," ujar dia.

Arief Cahyadi Wana mengungkapkan, perseroan berencana menerbitkan beberapa produk reksa dana baru. “Kami akan mengeluarkan sejumlah produk reksa dana agar mendekati minimum AUM yang sudah ditetapkan dan mencerminkan reksa dana dengan risiko kecil untuk para investor,” tutur dia.

Dari IPO saham, Ashmore Asset Management meraup dana segar Rp 211 miliar. Perseroan melepas sekitar 111 juta saham baru yang mewakili 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan dengan harga Rp 1.900 per saham. Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penjamin emisi efek (underwriter).

"Mencatatkan saham Ashmore di bursa adalah langkah awal. Kami harapkan ke depannya dapat merealisasikan rencana strategis yang telah ditetapan," tandas Arief Cahyadi.

Sejak didirikan pada 2012, Ashmore telah meluncurkan 18 produk reksa dana dan mengelola sembilan kontrak pengelolaan dana dan satu exchange traded fund (ETF) yang dikelola secara aktif.

Saat diperdagangkan untuk pertama kalinya di BEI hari ini, saham emiten berkode AMOR itu langsung melonjak 50% ke level Rp 2.850.

Sementara itu, Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, Ashmore Asset Management menjadi emiten ke-5 tahun ini. Secara keseluruhan, Ashmore berada di urutan ke-673 di BEI. Saham Ashmore yang masuk sektor keuangan (finance), dicatatkan di papan pengembangan.

 

 

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN