Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Manajemen Triniti Dinamik saat menggelar listing perdanan saham di BEI. Sedangkan dana yang diraup dari IPO saham senilai Rp 151,4 miliar

Manajemen Triniti Dinamik saat menggelar listing perdanan saham di BEI. Sedangkan dana yang diraup dari IPO saham senilai Rp 151,4 miliar

“Auto Reject” Atas Setiap Hari, BEI Akhirnya Gembok Saham TRUE

Senin, 21 Juni 2021 | 08:50 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspend) saham dan waran PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) dipicu lonjakan harga sejak listing perdana. Penghentian sementara tersebut dalam rangka cooling down.

Demikian pengumuman Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy dalam surat resminya yang ditandatangani di Jakarta, akhir pekan lalu.

Berdasarkan data, saham TRUE listing perdana di BEI pada 10 Juni 2021 dengan harga perdana Rp 100. Sejak hari pertama hingga akhir pekan lalu, harga saham TRUE selalu menguat hingga auto reject atas. Hal ini membuat harga saham TRUE melonjak dari Rp 100 menjadi Rp 590 hanya dalam 7 hari perdagangan bursa. Sedangkan TRUE-W ditutup di level Rp 332 akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Triniti Dinamik yang bergerak dalam bidang real estate dan pengembangan properti sukses meraup dana segar Rp 151,4 miliar dari penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 1,51 miliar saham atau setara dengan 20,00% saham yang dilepas ke masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp 100 per saham.

Direktur Utama Triniti Dinamik Samuel Stepanus sebelumnya mengatakan, raihan dana IPO saham setelah dikurangi biaya-biaya emisi, yakni Rp 22,80 miliar akan digunakan untuk pelunasan pembelian ruang kantor yang berlokasi di APL Tower. Senilai Rp 91 miliar akan digunakan untuk pembayaran sebagian pembelian tanah seluas 14,9 hektare di Batam.

"Selain itu, sisanya akan digunakan untuk tambahan modal kerja perseroan, seperti pembayaran kepada kontraktor sehubungan dengan proyek The Smith atau untuk membiayai kegiatan operasional perseroan lainnya," katanya.

Triniti Dinamik memperkirakan pertumbuhan penjualan sekitar 30% pada 2022. Sejumlah faktor yang mendorong pertumbuhan penjualan pada 2021 adalah masih tingginya permintaan akan hunian. Lalu, hadirnya stimulus berupa insentif pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN