Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, belum lama ini. Foto: BeritasatuPhoto/Uthan AR

Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, belum lama ini. Foto: BeritasatuPhoto/Uthan AR

Awal Februari, Tiga Emiten Baru Kompak Masuk Bursa

Minggu, 2 Februari 2020 | 20:48 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Nara Hotel Internasional, PT Lancartama Sejati, dan PT Era Mandiri Cemerlang bersiap mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan pertama Februari ini. Tiga emiten baru tersebut meraup dana Rp 277 miliar dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

Nara Hotel menetapkan harga penawaran Rp 101 per saham dalam pelepasan 2 miliar saham baru atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Alhasil, perseroan memperoleh dana IPO sebanyak Rp 202 miliar.

“Pada saat bersamaan, Nara Hotel juga akan menerbitkan 2,8 miliar waran seri I atau setara 35% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga pelaksanaan Rp 200 per waran,” jelas manajemen Nara Hotel dalam pengumuman resmi.

Setiap pemegang 10 saham baru perseroan nantinya berhak memperoleh 14 waran seri I, yang mana setiap satu waran dapat ditukar dengan satu saham. Penukaran waran menjadi saham ini dapat dilakukan setelah enam bulan sejak waran seri I diterbitkan dan memiliki jangka waktu pelaksanaan selama tiga tahun, mulai 7 Agustus 2020 hingga 7 Februari 2023.

Adapun Hotel Nara berencana menggunakan dana hasil IPO sebanyak 45% untuk pembangunan hotel yang berlokasi di Nusa Penida, Bali. Hotel tersebut akan memiliki luas bangunan sekitar 9.200 meter persegi, yang dibangun di atas lahan seluas 2.908 meter persegi. “Perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan hotel sekitar Rp 112,5 miliar. Hotel direncanakan akan mulai dibangun pada semester I-2020,” ungkap manajemen.

Sesuai rencana, sebanyak 15% dana hasil IPO akan diserap untuk kebutuhan pembangunan day club yang juga berlokasi di Nusa Penida. Day club akan berdiri dengan luas bangunan sekitar 4.062 meter persegi di atas lahan seluas 5.077 meter persegi. Total investasi pembangunan day club sekitar Rp 37,50 miliar.

Alokasi dana IPO selanjutnya antara lain 12,5% untuk pembangunan water park, 10% pembangunan commercial area, dan 10% pembelian tanah yang berlokasi di Nusa Penida. Tak ketinggalan, sebanyak 7,5% dan IPO juga turut digunakan untuk modal kerja perseroan.

Hotel Nara akan melangsungkan penawaran umum selama 3-4 Februari 2020, yang disusul oleh periode penjatahan 5 Februari 2020. Emiten yang bergerak di bisnis konsultasi wisata, hotel berbintang, restoran dan taman wisata ini menargetkan bisa listing di BEI pada 7 Februari 2020. Pihak yang menjadi penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Magenta Kapital Sekuritas Indonesia.

Sementara itu, Era Mandiri Cemerlang yang bergerak sebagai pemasok produk makanan laut akan melepas 333,33 juta saham pada harga Rp 120 per saham. Dengan demikian, perusahaan ini akan mengantongi dana IPO sebesar Rp 39,99 miliar.

PT UOB Kay Hian Sekuritas bertindak sebagai underwriter IPO Era Mandiri. Perseroan menggelar masa penawaran umum selama 3-5 Februari 2020, periode penjatahan 7 Februari 2020, dan tanggal listing pada 12 Februari 2020.

Di lain pihak, Lancartama Sejati yang bergerak sebagai kontraktor umum untuk pengembangan perumahan dan komersial bakal melepas 200 juta saham baru dengan harga Rp 175 per saham. Artinya, perseroan berpotensi mendapatkan Rp 35 miliar dana IPO.

Supaya menarik minat investor, perusahaan turut menerbitkan 100 juta  waran Seri I. Setiap pemegang dua saham berhak memperoleh satu waran, yang mana mana setiap satu waran memberikan hak untuk membeli satu saham baru. Harga pelaksanaan sebesar Rp 288 per waran dengan masa berlaku selama enam bulan setelah diterbitkan.

PT NH Korindo Sekuritas Indonesia menjadi underwriter IPO Lancartama Sejati. Masa penawaran umum berlangsung selama 31 Januari-4 Februari 2020. Kemudian, emiten ini akan tercatat dengan kode TAMA di BEI pada 10 Februari 2020.

Sepanjang tahun berjalan ini (year to date), BEI telah kedatangan delapan emiten anyar. Sebanyak dua emiten tercatat di papan utama, lima emiten di papan pengembangan, dan satu emiten di papan akselerasi.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN