Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM). Foto: ipcmarine.co.id

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM). Foto: ipcmarine.co.id

Awal Tahun, IPCM Sudah Bukukan Pendapatan Rp 58 Miliar

Thereis Kalla, Senin, 17 Februari 2020 | 07:41 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) per Januari 2020 membukukan pendapatan sebesar Rp 58 miliar, naik 10 % dibanding periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp 52 miliar. Lini bisnis jasa tunda berkontribusi paling besar terhadap pendapatan perseroan

Adapun kontribusi pendapatan terbesar diperoleh dari jasa Tunda sebesar Rp52 miliar atau setara 90%. Kemudian dari lini bisnis pengelolaan kapal sebesar Rp 4,7 miliar atau 4%, dan segmen jasa Pandu sebesar Rp 1,3 miliar atau 2%.

Perseroan menargetkan dapat membukukan pertumbuhan pendapatan hingga 30% pada 2020. Untuk merealisasikan target tersebut, perseroan telah mempersiapkan anggaran belanja modal (Capital expenditure/ capex) sebesar Rp 230 miliar untuk menambah armada baru. Langkah ini merupakan strategi perseroan untuk melanjutkan ekspansinya.

Direktur Armada dan Teknik IPCM Supardi mengungkapkan, capex tersebut akan digunakan untuk membeli armada baru yaitu empat ASD Tug Horse Power dengan masing-masing tunda 4400 HP.

“Insya Allah akan selesai Juni 2020 ini, dan di semester II tahun 2020, akan kembali  melaksanakan penambahan empat armada lagi,” jelasnya dalam keterangan resmi pada akhir pekan lalu.

Supardi menambahkan, penambahan unit armada tersebut ditujukan untuk menopang ekspansi perseroan untuk memperluas pangsa pasarnya. Hingga saat ini, perseroan telah memperluas pasar pemanduan dan penundaan antara lain di wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Selain itu, perseroan telah menyiapkan strategi untuk memuluskan kinerjanya di tahun ini. Salah satunya adalah, dengan menggandeng PT Rukindo (Persero) untuk pekerjaan perawatan, perbaikan, dan docking kapal-kapal.

Menurut Supardi, dengan adanya kerjasama tersebut diharapkan dapat menciptakan sinergi, dimana Rukindo telah berpengalaman dan memiliki docking space yang berada di lingkungan usaha perseroan sehingga memudahkan dan menghemat bahan bakar untuk mobilisasi kapal-kapal yang akan docking.

“Dapat juga menjamin keaslian sparepart dan alat-alat lainnya untuk perawatan Kapal Tunda, Pandu dan Kepil,” jelasnya.

Hingga kuartal III-2019, emiten dengan kode IPCM tersebut telah membukukan pendapatan menjadi Rp 491,68 miliar atau turun 9,9% dari raihan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 545,8 miliar. Lalu laba bersih tahun berjalan tercatat sebesar Rp 68,82 miliar, turun 1,31% dari periode sama tahun 2028 sebesar Rp 69,74 miliar.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN