Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investasi, Foto: Pixabay

Investasi, Foto: Pixabay

Bahana TCW: Ekonomi Mulai Pulih, Saatnya Berinvestasi di Reksa Dana

Senin, 17 Januari 2022 | 11:59 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) menilai, pemulihan ekonomi akan terus berlanjut pada 2022. Momentum ini bisa dimanfaatkan para investor untuk mulai berinvestasi di reksa dana.

Presiden Direktur Bahana TCW Rukmi Purborini menjelaskan, memasuki tahun 2022, pemulihan perekonomian dunia akan terus berlanjut bersamaan dengan tingginya inflasi global. Namun dengan perbaikan rantai pasokan, tingkat inflasi perlahan bisa mereda. Normalisasi inflasi berpeluang lebih cepat terjadi di negara berkembang yang telah terlebih dahulu menaikan suku bunga sejak 2021. Di lain sisi, Bank sentral Amerika serikat (AS) baru akan menaikan suku bunganya di pertengahan 2022 setelah menyelesaikan proses pengurangan pembelian asetnya (tapering).

Baca juga: Ekspansif, Bahana TCW Luncurkan 20 Produk Reksa Dana Baru Sepanjang 2021

"Bank Indonesia (BI) berpotensi mulai menaikkan suku bunga di semester kedua 2022 sebanyak dua kali, masing-masing sebanyak 25 basis poin (bps) untuk mengantisipasi kenaikan inflasi domestik. Sementara, tools kebijakan bank sentral lainnya akan tetap terjaga akomodatif untuk mendukung pemulihan kredit dan ekonomi. Inflasi diperkirakan meningkat ke kisaran 3%, sejalan dengan kembalinya daya beli masyarakat dan kenaikan harga energi seperti listrik dan BBM," ujar Rukmi dalam keterangan resmi, Senin (17/1).

Pemulihan ekonomi 2022 akan lebih didorong oleh peran sektor swasta, menggantikan pemerintah yang mulai mengurangi belanjanya. Bahana TCW mengekspektasikan rupiah terjaga stabil seiring dengan reformasi struktural melalui UU Cipta Kerja yang berpotensi menarik investasi asing ke Indonesia.

Baca juga: Permintaan Tinggi, Bahana TCW Tambah Kapasitas Unit Penyertaan Bahana Likuid Plus

Bahana TCW menyambut 2022 dengan optimisme pemulihan ekonomi pasca pandemi. Reksa dana saham diproyeksi menjadi instrumen paling menarik, selain reksa dana pasar uang yang akan kembali memberikan imbal hasil yang menarik seiring kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia. Sedangkan reksa dana pendapatan tetap (obligasi) diperkirakan akan memberikan return single digit.

“Pada 2022, fundamental makro yang diproyeksikan akan lebih baik dan sentimen eksternal yang terus memperkuat perekonomian nasional, diharapkan dapat menjaga kondusifitas investasi di Indonesia. Didorong oleh optimisme ini, kami juga berkomitmen untuk tetap fokus berinovasi melalui produk, layanan dan sistem kami agar dapat terus menghadirkan produk-produk investasi dikelola dengan baik dan berorientasi pada profitabilitas yang baik pula,” jelas Rukmi.

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN