Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Calon emiten, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk menawarkan harga penawaran saham perdana (intial public offering/IPO) di rentang Rp 155-Rp 175 per saham. Perseroan mengincar dana segar sekitar Rp 310- Rp 350 miliar dari penerbitan 2 miliar saham atau setara 33,3% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Foto: Investor Daily/IST

Calon emiten, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk menawarkan harga penawaran saham perdana (intial public offering/IPO) di rentang Rp 155-Rp 175 per saham. Perseroan mengincar dana segar sekitar Rp 310- Rp 350 miliar dari penerbitan 2 miliar saham atau setara 33,3% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Foto: Investor Daily/IST

KODE SAHAM BOLA,

Bali United Klub Sepakbola Pertama di Asia Tenggara yang Go Public

Gora Kunjana, Senin, 17 Juni 2019 | 18:11 WIB

JAKARTA- PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (“Perseroan”), perusahaan yang memiliki dan mengelola klub sepakbola profesional Liga 1 Indonesia “Bali United” resmi menjadi perusahaan publik ke-632 yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan perolehan dana yang diterima sebesar Rp 350 miliar. IPO ini juga resmi menandakan bahwa Bali United merupakan klub sepakbola pertama di Asia Tenggara yang Go Public.

Diperdagangkan dengan kode saham “BOLA”, Perseroan melepas sebanyak 2 miliar saham atau setara dengan 33,33% saham pada harga penawaran perdana yang ditetapkan sebesar Rp 175,- per saham. Selama masa penawaran umum perdana saham yang dimulai dari tanggal 10 - 12 Juni 2019 di Denpasar - Bali, saham BOLA banyak diminati bukan saja oleh investor pasar modal, tetapi juga oleh fans dan supporter Bali United yang begitu antusias untuk “memiliki” dan “menjadi pemegang saham”, sehingga terjadi kelebihan permintaan sampai dengan kurang lebih 110 kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling) saham yang ditawarkan kepada masyarakat.

Sesuai dengan yang diungkapkan dalam public expose, perolehan dana dari IPO akan digunakan Perseroan untuk investasi, memperkuat struktur permodalan di entitas anak dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja.

Memiliki homebase di Gianyar - Bali, Perseroan memegang hak untuk mengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali sampai tahun 2023 dengan kapasitas stadion yang dapat menampung sekitar 25.000 orang. Untuk mendukung klub “Bali United”, Perseroan juga memiliki beberapa entitas anak, yaitu: PT Bali Boga Sejahtera, yang beroperasi di bidang pengelola café/restoran; PT Kreasi Karya Bangsa, yang beroperasi di bidang agensi olahraga; PT Radio Swara Bukit Bali Indah, yang beroperasi di bidang radio siaran swasta; dan PT IOG Indonesia Sejahtera, yang beroperasi di bidang e-sports, sehingga Perseroan dan entitas anaknya memiliki sumber pendapatan yang beragam, baik dari tiket, hak siar TV, sponsor, penjualan merchandise melalui merchandise store, penjualan makanan dan minuman melalui café, playland, akademi, media, marketing agency dan e-sports.

Sebagai industri yang berbasis fans dan supporter yang besar, pengikut media sosial yang aktif dan frekuensi broadcast yang kuat, sepakbola menjadi ruang untuk aktivitas komersial bagi sponsor, perdagangan ritel, lisensi merek dan media baru (mobile) yang dilirik oleh perusahaan ritel dan konsumer, dan bahkan Unicorn seperti GoJek, Tokopedia, Traveloka, Blibli dan lainnya, untuk beriklan. Sampai saat ini, Bali United memiliki 559,000 pengikut Twitter, 709,000 pengikut Instagram, 95,927 pengikut Aplikasi Bali United, rata-rata 167,790 kunjungan website per bulan dan 33,277,977 viewers Youtube. Hal ini membuka peluang bagi para sponsor untuk terlibat dan dapat mempengaruhi daya beli para fans dan supporter.

“Dengan dilepasnya saham Bali United untuk umum, akan semakin banyak pihak yang bisa mendukung tercapainya visi dan misi Bali United untuk meraih sukses yang berkelanjutan dengan terus berinovasi baik di bidang sepakbola maupun industri olahraga dan hiburan secara luas. Tentu saja juga termasuk para supporter yang kali ini dapat berperan lebih aktif dalam memperbesar dampak Bali United untuk mencapai tujuannya”, ujar CEO Bali United, Yabes Tanuri.

Plt Ketua Umum PSSI Iwan Budianto menyambut positif langkah klub Bali United. Menurut Iwan, ini menjadi sinyal bahwa industri sepak bola Indonesia semakin berkembang dan maju. “Brand Bali United tentu akan semakin positif sebagai klub profesional dengan dukungan besar fans. PSSI akan selalu mendukung dan berharap akan ada klub lain yang mengikuti langkah Bali United,” kata Iwan.

“Dalam tiga hari masa penawaran umum perdana saham di Denpasar - Bali, saya yang sepanjang hari berada di gerai penawaran umum dapat merasakan begitu besarnya antusiasme dari para fans dan supporter Bali United, masyarakat di Bali untuk “memiliki” saham BOLA ini, dan juga untuk belajar lebih banyak mengenai saham dan pasar modal. Belum lagi datangnya investor dari Jakarta, Surabaya dan kota-kota lainnya. Benar-benar juara!!”, ujar Ratna Karim, Direktur Investment Banking dari PT Buana Capital Sekuritas, selaku salah satu Penjamin Pelaksana Emisi dalam IPO Bali United ini.

Octavianus Budiyanto, Direktur Utama PT Kresna Sekuritas mengatakan, “IPO ini sangat menarik karena industri di sektor sepakbola merupakan mainan baru yang sexy, selain akan menjadi klub sepakbola pertama di Asia Tenggara yang go public, potensi besar datang dari supporter yang fanatik dan jumlah penduduk Indonesia yang besar. Antusiasme masyarakat Bali, terutama fans dan supporter Bali United sangat besar, dan sejak masa penawaran hari ke-2 sudah oversubscribed. Komposisi investor ritel sendiri sebanyak 41% dan investor institusi sebanyak 59%.”

Sumber : PR

BAGIKAN