Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Foto: Perseroan.

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Foto: Perseroan.

Bangun Pabrik Aluminium Mobil Listrik, Hyundai Disebut Intens Dekati Grup Adaro

Jumat, 5 Agustus 2022 | 12:29 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Konsorsium Hyundai disebut tertarik berinvestasi di proyek produksi aluminium untuk kendaraan listrik yang diluncurkan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Keinginan tersebut didorong untuk mendukung ekosistem mobil listrik mulai dari baterai, perakitan kendaraan, dan pabrik komponen kendaraan di Indonesia.

“Konsorsium Hyundai disebut sudah beberapa kali bertemu dengaan perwakilan Grup Adaro untuk membahas detail terkait peluang investasi aluminium yang dimanfaatkan untuk komponen mobil listrik di Indonesia. Dari proses pembahasan, Hyundai menunjukkan ketertarikan berinvestasi bersama Grup Adaro,” ujar seorang sumber Investor Daily di Jakarta.

Baca juga: Presiden Jokowi Apresiasi Ekspansi Hyundai di Indonesia

Menurut dia, investasi pembangunan bahan baku kendaraan listrik tersebut bagian dari upaya Hyundai untuk mencipatkan ekosistem pengembangan kendaraan mobil listrik yang terintegrasi di Indonesia. Integrasi dilakukan mulai dari pabrik baterai, pabrik perakitan, hingga pabrik bahan baku kendaraan listrik.

Grup Adaro sebelumnya telah mengembangkan kawasan industri industri hijau di Kalimantan Utara. Di sana akan didirikan smelter aluminium yang dioperasikan anak usaha Adaro Minerals Indonesia, yaitu PT Adaro Aluminium Indonesia. Bahkan, Direktur Utama Adaro Garibaldi Thohir sempat mengunjungi Amerika Serikat (AS) untuk melihat secara detil pengembangan mobil listrik di negara tersebut.

Baca juga: Ekonomi Dunia Melambat, Bagaimana Dampaknya pada Adaro Minerals (ADMR)?

Sebelumnya, Konsorsium Hyundai terdiri atas Hyundai Motor Company, KIA Corporation, Hyundai Mobis, dan LG Energy Solution telah merealisasikan investasi di Indonesia. Di antaranya, Hyundai telah menuntaskan pembangunan pabrik perakitan mobil di atas lahan seluas 77,7 hektare di kawasan GIIC Deltamas Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Pabrik bernilai investasi sekitar US$ 1,55 miliar itu memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 150.000 unit sudah dioperasikan sejak Maret 2022. Kapasitas produksinya juga akan ditingkatkan hingga 250.000 unit per tahun ke depan.

Kemudian, konsorsium LG Energy Solution melanjutkan pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Pabrik dengan nilai investasi mencapai US$ 9,8 miliar tersebut sedang dalam tahap pembangunan dan hal tersebut bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com