Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)

PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)

Bank Aladin (BANK) Raih Lebih dari 1 Juta Nasabah Setahun

Jumat, 28 Okt 2022 | 04:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) mengatakan, sejak aplikasi milik Bank Aladin diluncurkan di awal tahun 2022 hingga 30 September 2022, Bank Aladin berhasil meraih 1,1 juta nasabah atau registered user yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia. Sementara konsentrasi nasabah muncul di daerah dengan populasi Muslim tertinggi di Indonesia, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten.

Pertumbuhan solid juga terjadi pada sisi penyaluran pembiayaan. Per 30 September 2022, Aladin yang dikenal dengan kode emiten BANK berhasil membukukan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 302,31 miliar. Pendapatan Operasional Aladin juga mengalami peningkatan menjadi Rp 62,25 miliar atau naik 119,22% dibanding Kuartal III-2021. Dari sisi penghimpunan dana, Bank berhasil menghimpun dana lebih dari setengah triliun Rupiah.

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah (BANK) Dyota Marsudi mengatakan, pada tahun ini, banyak milestone yang telah dicapai. Di antaranya adalah peluncuran mobile app dan kemitraan dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart.

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Ajaib dan Stockbit Kena Sanksi BEI

Advertisement

“Selain meluncurkan mobile app, kami juga fokus dalam merealisasikan dan menjalankan eksekusi kemitraan dengan AMRT yang telah diumumkan di pertengahan tahun 2021. Salah satunya dengan merilis fitur tarik setor tunai atau yang lebih dikenal dengan nama Tarsetun. Fitur ini merupakan salah satu digital proposition kami untuk memperluas outreach Aladin melalui 17.500 outlet Alfamart. Nasabah dapat melakukan tarik setor secara cardless,” ungkap Dyota dalam keterangan resminya, Kamis (27/10/2022).

Dyota berharap, fitur tersebut dapat mendekatkan masyarakat kepada akses layanan perbankan syariah dengan mudah. Melalui ekosistem Alfamart, Aladin juga sudah masuk ke produk pembiayaan. Produk pembiayaan ini kebetulan baru dimulai sekitar pertengahan tahun dan terus tumbuh di kuartal tiga ini. “Mayoritas pembiayaan Aladin disalurkan kepada ekosistem Alfamart. Kami sangat senang dengan pencapaian ini karena ini membuktikan sinergi dan strong collaboration antara Aladin dan Alfamart,” tambahnya.

Baca juga: Catur Sentosa (CSAP) Rampungkan Ekspansi Mitra10 Tahun Ini

Dalam rangka melebarkan inklusi keuangan di Indonesia, Dyota menjelaskan, Aladin juga telah meluncurkan fitur andalannya yaitu tarik setor tunai melalui gerai Alfamart di seluruh Indonesia pada bulan Juni 2022. Fitur ini akan sangat membantu masyarakat untuk memiliki akses ke layanan perbankan syariah dengan lebih mudah karena masyarakat dapat melakukan transaksi berupa penarikan maupun penyetoran uang tunai, baik dari dan ke rekening Aladin hanya dengan telepon genggam dan tanpa menggunakan kartu debit.

Selain itu, lanjut dia, BANK juga telah meluncurkan fitur penyaluran ZISWAF pada bulan Mei 2022 lalu dimana nasabah dapat menyalurkan Qurban, Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf. Bersama dengan peluncuran fitur bill payment, fitur-fitur ini memperkuat posisi Aladin sebagai bank syariah digital yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat, mengajak nasabah untuk saling berbagi, menebar kebaikan dengan mudah untuk disalurkan kepada berbagai lembaga resmi yang telah menjadi mitra Aladin.

Baca juga: Kuartal III-2022, Laba Bersih Dharma Polimetal (DRMA) Melesat 70%

Meskipun bisnisnya mulai menunjukkan catatan pertumbuhan yang baik, Aladin masih belum keuntungan pada Kuartal III-2022 ini. Hal ini tentu wajar mengingat usia operasional Aladin yang masih sangat belia. Sedangkan dalam rangka pemenuhan Modal Inti, saat ini Aladin masih dalam proses Penambahan Modal melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Aladin telah mendapatkan restu dari pemegang saham independen sejak melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada Juli 2022.

Sebelumnya, Aladin juga telah berhasil meraih lebih dari Rp 1 triliun untuk Penambahan Modal melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights issue di semester I-2022. “Dengan pencapaian-pencapaian hingga kuartal III-2022 ini, Aladin akan terus berkomitmen untuk memberikan solusi kepada nasabah dan masyarakat guna meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui penyediaan produk dan fitur perbankan yang menarik dengan mengedepankan prinsip syariah dan tata kelola yang baik,” tutup Dyota. 

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com