Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo). Foto: Perseroan.

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo). Foto: Perseroan.

Bank Mandiri Danai Moratelindo Rp 856 Miliar

Nabil Al Faruq, Rabu, 1 Januari 2020 | 17:04 WIB

JAKARTA, investor.id — PT Mora Telematika Indonesia Tbk atau Moratelindo (MORA) menandatangani perjanjian kredit sebesar Rp 856 miliar dengan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Moratelindo akan menggunakan pinjaman tersebut untuk bridging cashflow gap.

Adapun jaminan atas perjanjian kredit itu adalah rekening giro escrow atas nama perseroan yang akan diikat gadai sebesar Rp 856 miliar. “Transaksi ini tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional perseroan. Dengan adanya fasilitas kredit ini, maka perseroan akan mendapatkan tambahan support financing terhadap kegiatan operasional dari lembaga keuangan,” jelas manajemen Moratelindo dalam keterangan resmi.

Kemudian, perseroan juga akan memperoleh tambahan pendanaan yang dapat digunakan untuk memperkuat arus kas. “Berdasarkan proyeksi laba rugi dengan dilakukan transaksi tersebut, maka beban bunga akan meningkat, tetapi hal ini masih dalam batas kemampuan perseroan,” ungkap manajemen.

Sebelumnya, pada 2019, Moratelindo menerbitkan sukuk sebesar Rp 1 triliun melalui penawaran umum berkelanjutan (PUB) sukuk ijarah I tahap I. Adapun imbalannya berkisar 9,4-10,5%. Surat utang syariah tersebut merupakan bagian dari PUB sukuk ijarah I senilai total Rp 3 triliun.

Sukuk ijarah berkelanjutan I tahap I ditawarkan dalam dua seri. Seri A bertenor tiga tahun dengan imbalan 9,4-9,9% dan seri B bertenor lima tahun dengan imbalan 10-10,5%. Adapun 85% dana hasil emisi sukuk digunakan untuk keperluan ekspansi. Sisanya 15% dimanfaatkan untuk modal kerja perseroan.

Sebagai informasi, aset yang menjadi dasar dalam penerbitan sukuk ijarah ini adalah hak manfaat atas bisnis kabel internet atau serat optik yang dikenal dengan backbone dan access milik perusahaan.

PUB sukuk ijarah tersebut merupakan aksi kedua perseroan menggalang dana dari pasar modal. Sebelumnya, Moratelindo pernah merilis obligasi perdananya pada 2017 senilai Rp 1 triliun.

Mengenai ekspansi, Direktur Utama Moratelindo Galumbang Menak pernah mengatakan bahwa penggunaan kabel serat optik untuk keperluan akses internet berkecepatan tinggi terus menjadi tren di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Perseroan melakukan perjanjian kerja sama operasi dengan PT Bandung Infra Investama (BII) terkait dengan penyelenggaraan infrastruktur pasif telekomunikasi kota Bandung. Moratelindo dan BII akan membentuk manajemen KSO Bandung Infrastruktur Pasif Telekomunikasi untuk melaksanakan pembangunan dan pengoperasian proyek penyelenggaraan pasif telekomunikasi kota Bandung selama 25 tahun.

Menurut Galumbang, perseroan juga intens mendukung pemerintah Yogyakarta dalam proyek smart city dan estetika kota. Selain serat optik, perseroan turut membangun beberapa base transceiver station (BTS) mini dalam kota yang mendukung teknologi 4G dan 5G di sejumlah kota besar.

Bisnis serat kabel Moratelindo telah teruji melalui proyek strategis nasional yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Moratelindo dipercaya untuk menggarap Proyek Palapa Ring Paket Barat dan Paket Timur dengan total nilai investasi sebesar Rp 6,4 trililun sejak 2016.

Palapa Ring merupakan proyek Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dalam sektor telekomunikasi dengan skema pembayaran ketersediaan layanan atau availability payment. Skema ini diprakarsai oleh Kementerian Keuangan dengan penjamina dilakukan oleh PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (Persero) dan sumber pembayaran berasal dari dana kontribusi universal service obligation.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA