Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bisnis dan investasi.

Ilustrasi bisnis dan investasi.

TOWER BERSAMA TAWARKAN KUPON 5,75-7,25%

Barito Pacific Bidik Dana Rp 386,5 Miliar dari Emisi Obligasi

Selasa, 17 November 2020 | 12:46 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menggelar penawaran obligasi berkelanjutan I tahap III senilai Rp 386,52 miliar. Dana hasil emisi akan digunakan untuk membayar sebagian utang dari pinjaman sebesar US$ 200 juta.

Perseroan menerbitkan obligasi dalam tiga seri, yakni seri A senilai Rp 167,52 miliar dengan kupon atau bunga 8,25% per tahun dan jangka waktu 370 hari. Kemudian, seri B senilai Rp 56 miliar dengan bunga 9,25% per tahun dan jangka waktu tiga tahun. Seri C memiliki jumlah pokok Rp 163 miliar dengan bunga 10,25% per tahun dan tenor lima tahun.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan peringkat A terhadap penerbitan obligasi ini. Barito Pacific menunjuk PT Indo Premier Sekuritas, PT Shinhan Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

“Seluruh dana yang diperoleh  akan digunakan untuk membayar sebagian utang berdasarkan facility agreement related to US$ 200 juta single currency term facility tanggal 19 Desember 2019. Sebagian kewajiban yang dibayarkan perseroan adalah berupa pokok pinjaman,” ungkap manajemen Barito Pacific dalam keterangan resmi.

Barito Pacific akan menggelar masa penawaran umum obligasi pada 1-3 Desember. Selanjutnya, periode penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik dijadwalkan masing-masing 4 dan 8 Desember. Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Desember.

Obligasi berkelanjutan I Barito Pacific memiliki target dana hingga Rp 1,5 triliun. Perseroan telah melakukan penerbitan tahap I dan II pada 2019, yang nilai emisinya masing-masing Rp 750 miliar dan Rp 363,48 miliar.

Tahun ini, Barito Pacific terus berupaya menurunkan beban keuangan. Perseroan mencatatkan beban keuangan turun 2,8% dari US$ 142 juta pada kuartal III-2019 menjadi US$ 138 juta pada kuartal III-2020. Penurunan disebabkan oleh menurunnya pokok pinjaman anak usaha Star Energy, pembayaran sebagian pokok pinjaman Chandra Asri, pembayaran sebagian pokok obligasi sebesar US$ 20,5 juta, dan total pembayaran utang oleh PT BWL sebesar US$ 45 juta.

Pelunasan utang tersebut diimbangi dengan pinjaman baru dari perseroan sebesar US$ 183,8 juta, penerbitan obligasi rupiah Chandra Asri sebesar Rp 1,75 triliun, dan pinjaman baru dari Bank Permata sebesar US$ 73,4 juta.

Tower Bersama

Sementara itu, emiten lainnya, yaitu PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menawarkan obligasi berkelanjutan IV tahap II senilai Rp 750 miliar, yang terdiri atas dua seri. Seri A sebesar Rp 295 miliar dengan bunga 5,75% per tahun dan jangka waktu 370 hari. Seri B senilai Rp 455 miliar dengan bunga 7,25% per tahun dan tenor tiga tahun.

PT CGS-CIMB Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, dan PT Indo Premier Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi obligasi Tower Bersama. Adapun Fitch Rating Indonesia memberikan peringkat AA- terhadap obligasi tersebut.

“Dana hasil emisi obligasi akan digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban keuangan PT Solu Sindo Kreasi Pratama, anak usaha perseroan, yang terkait dengan fasilitas pinjaman revolving dalam US$ 375 juta facility agreement, yang akan dibayarkan kepada para kreditur melalui UOB Ltd. sebagai agen,” jelas manajemen perseroan dalam prospektusnya.

Tower Bersama menjadwalkan masa penawaran umum pada 26-27 November, kemudian penjatahan dan distribusi obligasi masing-masing pada 30 November dan 2 Desember. Obligasi tersebut akan dicatatkan di BEI pada 3 Desember.

Obligasi berkelanjutan IV Tower Bersama memiliki total plafon hingga Rp 7 triliun. Perseroan sebelumnya menuntaskan penerbitan tahap I senilai Rp 700 miliar pada September.

Baru-baru ini, Tower Bersama berhasil menerima persetujuan pemegang saham atas rencana penerbitan obligasi global (global bond) hingga US$ 700 juta. Persetujuan ini berlaku untuk satu tahun dan aksi penerbitan ini akan memberikan alternatif pendanaan bagi perseroan.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN