Menu
Sign in
@ Contact
Search
Agung Sedayu Gorup akuisisi saham PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI)

Agung Sedayu Gorup akuisisi saham PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI)

BEI Buka Kembali Perdagangan Saham Pratama Abadi (PANI)

Selasa, 19 Juli 2022 | 08:24 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan (unsuspend) saham PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) mulai perdagangan saham sesi I, Selasa (19/7/2022).

“Suspensi perdagangan saham PANI di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai sesi I pada 19 Juli 2022, “ tulis PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan dan PH Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Mulyana melalui penjelasan resminya di Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, otoritas bursa efek menghentikan perdagangan saham PANI dalam rangka cooling down setelah terjadi lonjakan harga dalam beberapa pekan terakhir. Penghentian tersebut dilaksanakan pada perdangan saham kemarin, Senin (18/7/2022).

Baca juga: Pratama Industri (PANI) Rights Issue 13 Miliar Saham, Terungkap Siapa Pembeli Siaganya!

Penghentian dilakukan setelah saham PANI melesat dari harga Rp 500 menjadi Rp 9.800 sepanjang Juli 2022. Sedangkan terhitung sejak akhir tahun hingga kemarin, saham PANI telah menguat dari level Rp 1.725 menjadi Rp 9.800.

Sebelumnya, Pratama Abadi Nusa berencana melakukan akuisisi 51% saham PT Bangun Kosambi Sukses (BKS) senilai Rp 6,49 triliun. BKS nantinya mengambil alih 51% saham PT Mega Andalan Sukses (MAS) senilai Rp 4,699 triliun. BKS juga bakal mengakuisisi 51% saham PT Cahaya Gemilang Indah Cemerlang (CGIC) senilai Rp 1,799 triliun. Alasan dari akuisisi adalah upaya PANI dalam mengembangkan bisnis di bidang properti yang sejalan dengan pemegang 80% saham PANI saat ini, yaitu PT Multi Artha Pratama (MAP).

Keseluruhan dana untuk pemenuhan akuisisi akan bersumber dari penambahan modal perusahaan terbuka dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue yang bakal dilaksanakan paling lambat kuartal III-2022.

Direktur MAP Yohannes Edmond Budiman menjelaskan, PANI berencana melakukan PMHMETD kepada para pemegang saham dengan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 13.120.000.000 dengan nominalnya sebesar Rp 100 per saham. “Rights issue akan menawarkan sebanyak-banyaknya 13 miliar saham dengan nominal Rp 100. Akan berlangsung paling lambat di kuartal III-2022,” katanya.

Lebih jauh, dia mengungkapkan, terdapat stanby buyer atau pembeli siaga dari rights issue nanti, yakni PT Multi Artha Pratama sendiri selaku pemegang saham mayoritas PANI. Selain itu, PANI juga berencana meningkatkan modal dasarnya dari Rp 100 miliar menjadi Rp 2,788 triliun.

Baca juga: Dahsyat! Pratama Industri (PANI) Bidik Kenaikan Pendapatan 100%

Untuk diketahui, MAP yang berdiri sejak 2002 merupakan perusahaan pengembang properti terkemuka yang berpusat di Jakarta, yang fokus pada pengembangan properti sebagai solusi bisnis dan one stop living, dengan menyajikan kenyamanan dan kemudahan gaya hidup modern di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Saham MAP sendiri dimiliki 50% oleh PT Agung Sedayu dan 50% lainnya dipegang PT Tunas Mekar Jaya. Kedua entitas tersebut juga adalah pemegang saham di BKS, MAS, dan CGIC dengan masing-masing penguasaan di setiap perusahaan adalah sebesar 50%.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com