Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Divisi Layanan dan Pengembangan Perusahaan Tercatat BEI Saptono Adi Junarso di sela IICD CG Virtual Conference dengan tema ’Sustainability Governance for Long – Term Value Creation’ yang diselenggarakan secara online, Kamis (19/5/2022)

Kepala Divisi Layanan dan Pengembangan Perusahaan Tercatat BEI Saptono Adi Junarso di sela IICD CG Virtual Conference dengan tema ’Sustainability Governance for Long – Term Value Creation’ yang diselenggarakan secara online, Kamis (19/5/2022)

BEI: Performa Empat Indeks ESG Ungguli LQ45

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:37 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kepala Divisi Layanan dan Pengembangan Perusahaan Tercatat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Saptono Adi Junarso mengatakan performa empat indeks Environmental, Social, and Governance atau biasa disingkat sebagai ESG secara rata-rata mengungguli kinerja indeks LQ45. Empat indeks ESG tersebut adalah Sri Kehati, IDX-ESG Leaders, ESG Sector Leaders-Sri Kehati, dan ESG Quality 45-IDX Kehati.

Saptono menambahkan, padahal pada 2016, empat indeks tersebut performanya masih jauh dibawah LQ45. Tapi pada tahun berikutnya, performanya lebih baik dan makin banyak konstituennya. Bahkan secara rata-rata selama beberapa tahun terakhir, empat indeks ini menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan rata-rata LQ45.

Baca juga: IICD CG Virtual Conference Kembali Digelar

“Ini menunjukkan indeks-indeks ESG semakin menarik bagi investor, serta menjadi daya tarik untuk bisa berinvestasi sekaligus mengembangkan sustainability di pasar modal,” ungkap Saptono di sela acara IICD CG Virtual Conference dengan tema ’Sustainability Governance for Long-Term Value Creation’ yang diselenggarakan secara online, Kamis (19/5/2022).

Tidak hanya itu, Saptono menyebut, performa bagi perusahaan juga makin membaik. Jika dilihat dari data 2020-2021, perusahaan-perusahaan yang memiliki risiko acceptable, antara negligible sampai medium, mengalami perbaikan. Tadinya rata-rata ESG risk berada di 33,05, lalu turun menjadi 31,96.

Di sisi lain, jumlah perusahaan terbuka atau emiten yang mendapatkan rating yang lebih baik juga mengalami peningkatan dari 34 berisiko rendah meningkat menjadi 40 perusahaan. “Ini menunjukkan pertumbuhan perkembangan yang cukup baik bahwa awareness ESG sudah semakin baik bagi perusahaan terbuka atau emiten tersebut,” tambahnya.

Baca juga: Top! IHSG Naik di Tengah Pelemahan Bursa Global

Untuk itu, Saptono mengatakan BEI akan terus mengembangkan infrastruktur dan beberapa inisiatif baru dalam mengembangkan dan mendukung ESG di masa depan. Saat ini, BEI sedang dalam proses membuat syariah indeks untuk ESG.

“Kami juga menyiapkan karbon trading, baik itu nanti dalam bentuk formatnya trading bursa karbon. Tidak hanya itu, kami juga menyiapkan ESG Risk Rating Disclosure di IDX Website. Ini ,untuk mmberikan akses bagi seluruh investor baik dari dalam maupun luar negeri,” tutupnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN