Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas dengan patulan kaca monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melintas dengan patulan kaca monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi Beritasatu Photo/Uthan AR

BEI Suspensi Saham DCII, Saham BBHI dan TPMA Masuk UMA

Selasa, 19 Januari 2021 | 07:51 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) hari ini. Sedangkan perdagangan saham PT Bank Harda Interanasional Tbk (BBHI) dan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) masuk dalam pengawasan akibat pergerakan saham di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA).

Suspensi saham DCII dilakukan setelah terjadi lonjakan harga terhitung sejak listing perdana di BEI pada 6 Januari hingga kemarin. Harga saham DCII telah melonjak dari level Rp 420 menjadi Rp 3.070 dan selalu mengalami auto reject atas (ARA) sejak listing.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy dalam penjelasan resminya di BEI, Senin (18/1), menyebutkan bahwa penghentian sementara perdagangan saham DCII tersebut dilakukan mulai hari ini di pasar reguler dan pasar tunai.

Penghentian perdagangan bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarakan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham DCII.

Adapun, keputusan BEI memasukkan saham BBHI dan TPMA didasarkan atas peningkatan harga kumulatif yang sifnifikan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan datan harga saham BBHI telah menguat dari Rp 396 menjadi Rp 955 dalam kurun waktu 4-18 Januari 2020. Begitu juga dengan saham TPMA telah melonka dari Rp 350 menjadi Rp 855 dalam kurun waktu sama.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN