Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung memantau pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung memantau pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

BEI Yakin Jumlah Emiten IPO Tahun ini Lampaui Realisasi 2019

Kamis, 16 Juli 2020 | 11:27 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis penawaran umum perdana (intial public offering/IPO) saham emiten bertumbuh sepanjang tahun ini, meskipun Indonesia masih dilanda wabah Covid-19.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Nyoman mengatakan, data yang dirilis Ernst & Young terkait Global IPO Trend pada 29 Juni menunjukkan BEI memperoleh peringkat pertama di ASEAN untuk penambahan jumlah perusahaan tercatat melalui IPO di periode sampai dengan Juni 2020.

“Apabila dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah perusahaan tercatat mengalami peningkatan sebesar 59% dan total nilai penawaran umum mengalami peningkatan sebesar 40%. Harapan kami tentunya kondisi ke depan semakin kondusif, sehingga dapat menambah keyakinan perusahaan untuk menggalang dana melalui pasar modal,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/7).

Nyoman melanjutkan, BEI sudah mengantongi 19 perusahaan yang berencana melakukan pencatatan saham dalam Pipeline BEI hingga 10 Juli 2020. Secara rinci, 19 perusahaan tersebut berasal dari beberapa sektor, yakni sembilan perusahaan sektor trade, service and investment, tiga perusahaan sektor properti.

Kemudian, emiten sektor real estate dan building construction, lalu dua perusahaan dari sektor consumer good industry dan dua perusahaan dari sektor agrikultur serta tiga perusahaan merupakan perusahaan yang bergerak pada sektor basic industry & chemicals, infrastructure utilities & transportation, serta finance.

“Sementara itu sampai saat ini terdapat 30 penerbit yang akan menerbitkan 36 emisi obligasi/sukuk yang berada dalam pipeline di BEI, dengan catatan satu perusahaan dapat menerbitkan lebih dari satu emisi obligasi,” kata dia.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN