Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang investor memotret pergerakan indeks di BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: DAVID

Seorang investor memotret pergerakan indeks di BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: DAVID

Benny Tjokro Jadi Dirut, Saham Hanson Melejit Masuk ‘Top Gainers’

Ghafur Fadillah, Kamis, 14 November 2019 | 12:47 WIB

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Kamis (14/11), ditutup turun 62,31 poin (1,01%) ke level 6.080,1. Level tertinggi indeks mencapai 6.146,3, sedangkan terendah 6.071.

Sebanyak 114 saham harganya naik, 258 saham turun, dan 132 saham stagnan. Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi I mencapai Rp 3,02 triliun. Investor asing mencatat transaksi jual bersih (net sell) di semua pasar sebesar Rp 29 miliar.

Berdasarkan data dari RTI, saham-saham pencetak keuntungan tertinggi (top gainers) adalah saham PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS), PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO), PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY), PT Hanson International Tbk (MYRX), dan PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB).

Harga BOSS melonjak 26,26%, RIMO melejit 26%, ARMY meningkat 20,9%, MYRX menguat 18%, dan SKYB terangkat 14,46%.

Seperti diberitakan, rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Hanson International Tbk (MYRX) resmi mengangkat Benny Tjokrosaputro, salah satu pemegang saham terbesar perseroan, menjadi direktur utama.

Direktur Hanson Rony Agung Suseno menjelaskan, langkah tersebut diambil perseroan untuk menyelesaikan masalah pinjam-meminjam individual dan mengembalikan rasa kepercayaan para investor, sehingga harga saham perseroan bisa kembali membaik.

Sementara itu, saham-saham yang harganya turun paling tajam (top losers) adalah saham PT Andira Agro Tbk (ANDI), PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP).

Harga ANDI melemah 13,45%, IRRA terpangkas 12,06%, KAYU menurun 5,50%, PTBA tergerus 4,71%, dan INKP terkoreksi 3,61%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA