Menu
Sign in
@ Contact
Search
Teknisi melakukan perawatan fasilitas antena gelombang pendek Indosat di Jakarta. (Dok. BeritaSatu Photo)

Teknisi melakukan perawatan fasilitas antena gelombang pendek Indosat di Jakarta. (Dok. BeritaSatu Photo)

Beri Kompensasi Gede-gedean, Ternyata Beban Pesangon Karyawan Indosat (ISAT) Melonjak Segini

Minggu, 25 September 2022 | 21:02 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison mengumumkan bahwa langkah rightsizing melalui pemutusan hubungan kerja (PHK) berlangsung lancar, dan hampir 100% karyawan yang terkena dampak telah menerima tawaran tersebut. Sejak awal tahun hingga Juni 2022, emiten telekomunikasi ini ternyata mengalami pembengkakan beban karyawan.

Indosat dalam laporan keuangan perseroan yang dikutip Minggu (25/9/2022), mencatatkan kenaikan beban karyawan hingga 68,29% sepanjang Januari-Juni 2022 menjadi Rp 1,75 triliun dibanding periode sama tahun lalu Rp 1,04 triliun. Kenaikan beban karyawan, terutama terjadi pada pos gaji, bonus, tunjangan pajak penghasilan karyawan, biaya imbalan pasca kerja, beban pengobatan, dan pesangon pemutusan kontrak kerja.

Baca juga: Indosat (ISAT) PHK Karyawan, Beri Kompensasi Rata-rata 37 Kali Gaji

Total nilai pesangon karena pemutusan kontrak kerja karyawan ISAT bahkan melambung hingga 147,84% menjadi Rp 20,94 miliar pada semester I-2022 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 8,45 miliar.

Director & Chief of Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison Irsyad Sahroni sebelumnya mengatakan, perusahaan telah menempuh langkah rightsizing melalui PHK yang berlangsung dengan lancar. Menurut dia, lebih dari 95% dari karyawan yang terkena dampak telah menerima tawaran tersebut, sementara sebagian kecil sisanya masih mempertimbangkan tawaran tersebut.

Baca juga: Ada yang Jual Saham Indosat (ISAT), Gede!

Paket kompensasi yang ditawarkan kepada karyawan adalah rata-rata 37 kali upah, bahkan yang tertinggi mencapai 75 kali upah. ISAT telah menawarkan paket PHK yang secara signifikan lebih tinggi dari yang dipersyaratkan undang-undang.

"Inisiatif rightsizing berjalan lancar sesuai rencana dan telah diterima dengan baik oleh sebagian besar karyawan yang terkena dampak. Prosesnya sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang ada dan telah dilakukan dengan pertimbangan matang, yang dilakukan secara objektif dan fair," ujar Irsyad.

Baca juga: Kini Giliran Shopee Indonesia PHK 180 Karyawan, Pesangonnya Segini

Perusahaan telah berkomunikasi secara langsung dan transparan dengan semua karyawan. Semua telah memahami perlunya meningkatkan kelincahan dan bertumbuh lebih cepat sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pasar saat ini. Oleh karena itu, inisiatif reorganisasi sangat penting untuk keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis perusahaan ke depan.

Inisiatif rightsizing ini didasarkan pada strategi bisnis ke depan dan pertimbangan yang komprehensif, yang diharapkan dapat menjadi langkah strategis yang membawa Indosat Ooredoo Hutchison menjadi perusahaan telekomunikasi digital paling dipilih di Indonesia.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com