Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Papan IHSG di Bursa Efek Indonesia. Foto Ilustrasi: Investor Daily/IST

Papan IHSG di Bursa Efek Indonesia. Foto Ilustrasi: Investor Daily/IST

Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Ini Saham Pilihan Analis Besok

Mashud Toarik, Kamis, 17 Oktober 2019 | 18:25 WIB

Jakarta, Investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat secara terbatas pada perdagangan besok, Jumat (18/10/2019).

Prediksi itu disampaikan oleh Analis Teknikal Bahana Sekuritas Muhammad Wafi. “Pasar saham akan menguat terbatas untuk menguji level resistance MA50-nya dengan range pergerakan di level 6.150 - 6.200,” urainya dalam riset harian yang dikutip Majalah Investor.

Terkait itu Wafi merekomendasikan sejumlah saham yang bisa jadi perhatian pemodal pada perdagangan besok, terdiri dari saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Bank Rakyar Indonesia Tbk (BBRI), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan pasar saham hari ini, Kamis (17/10/2019), IHSG ditutup menguat 11 poin (+0,2%) ke level 6.181,01 dengan 210 saham menguat, 170 saham melemah, dan 279 saham tidak mengalami perubahan.

Kenaikan IHSG terpangkas di sesi II setelah keluarnya data laporan keuangan kuartal III PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang mencatatkan penurunan laba sebesar 25% dibanding tahun lalu.

Tercatat enam sektor mengalami penguatan dipimpin oleh sektor aneka industri (+3,4%) dan tiga sektor mengalami pelemahan dipimpin sektor konsumer (-0,7%).

Saham-saham yang menjadi top gainer antara lain; BMRI (+1,1%), BBRI (+1,5%), dan ASII (+3,1%), sementara saham-saham yang menjadi top loser antara lain; BBCA (-1,4%), POOL (-10,0%), dan TLKM (-0,2%).

Sementara itu asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp296,2M dengan saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain; BMRI (+1,1%), ASII (+3,1%), dan BBNI (+1,7%).

Di pasar uang, posisi Rupiah sedikit mengalami penguatan ke level Rp 14.148 per dolar AS. Adapun Bursa Asia ditutup bervariasi sementara mayoritas bursa Eropa dibuka menguat. Indeks future AS tercatat menguat, indikasi akan adanya penguatan pada pembukaan bursa AS nanti malam.

 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA