Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BFI Finance

BFI Finance

BFI Finance akan Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Senin, 3 Agustus 2020 | 21:43 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2020 dengan nilai emisi sebesar Rp 500 miliar. Rencananya dana hasil penawaran itu akan digunakan untuk mendukung penyaluran pembiayaan ke masyarakat sepanjang semester II-2020.

Penerbitan Obligasi kali ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV dengan total target penghimpunan dana sebesar Rp 8 triliun yang telah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Obligasi Berkelanjutan IV BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2020 ditawarkan dalam dua seri obligasi. Obligasi seri A berjangka waktu 370 hari kalender terhitung sejak tanggal emisi dan obligasi seri B berjangka waktu tiga tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.

BFI Finance telah melakukan penerbitan Obligasi sejak tahun 2007 dengan total nilai emisi lebih dari Rp11 triliun sampai 30 Juni 2020. Dari jumlah emisi tersebut telah dilunasi lebih dari Rp 8,5 triliun sesuai dengan tanggal jatuh tempo masing-masing Obligasi.

Adapun masa penawaran awal obligasi berkelanjutan IV BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2020 telah dimulai dari tanggal 28 Juli 2020 hingga 12 Agustus 2020. Pembayaran dari investor dijadwalkan pada tanggal 7 September 2020 dan perseroan akan menerima dana hasil emisi obligasi itu pada tanggal 8 September 2020. Obligasi Berkelanjutan IV BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2020 ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 9 September 2020.

Perseroan menunjuk lima Penjamin Pelaksana Emisi pada penerbitan Obligasi kali ini. Diantaranya yaitu PT BNI Sekuritas, PT  Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas. Sedangkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ditunjuk sebagai Wali Amanat.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan BFI Finance Sudjono menyatakan, perseroan optimis penerbitan obligasi kali ini akan mendapat sambutan positif dari pasar. Mengingat rekam jejak BFI Finance selama ini yang telah dikenal baik oleh investor dan telah memenuhi kriteria untuk melaksanakan PUB seperti yang diatur dalam POJK No. 36/POJK.04/2014.

Untuk emisi Obligasi ini, kata dia, BFI Finance memperoleh hasil pemeringkatan efek jangka panjang dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) dengan peringkat A+(idn). Peringkat nasional di kategori A menunjukkan ekspektasi akan risiko gagal bayar yang rendah relatif terhadap emiten atau surat utang lainnya di Indonesia.

Sudjono mengungkapkan, sektor pembiayaan Indonesia memang menghadapi tekanan signifikan. Termasuk dari sisi pertumbuhan bisnis, profitabilitas, dan kualitas aset karena perlambatan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi covid-19 serta langkah-langkah pembatasan sosial yang diberlakukan pemerintah.

"Namun Fitch memperkirakan BFI Finance akan memiliki likuiditas yang memadai untuk menyerap dampak, dari pendapatan yang lebih rendah dan biaya kredit yang lebih tinggi yang disebabkan oleh pandemi. Marjin BFI Finance lebih tinggi daripada peer-nya, karena merupakan pemimpin pasar dalam segmen pembiayaan mobil bekas," ungkap dia melalui siaran pers, Senin (3/8).

Di sisi lain, Sudjono mengatakan, BFI Finance telah melakukan manajemen keuangan dan manajemen risiko yang berhati-hati. Misalnya pencadangan kerugian piutang yang telah ditingkatkan dari 2,0% di akhir 2019 menjadi 6,0% di akhir semester I tahun 2020.

Menurut dia, langkah itu untuk mengantisipasi potensi kerugian piutang yang akan timbul pada semester II. BFI Finance juga memiliki rasio utang (gearing ratio) yang sangat rendah di level 1,7 kali dibandingkan rata-rata industri, di samping total ekuitas yang sangat besar sebesar Rp 6,1 triliun atau setara dengan minimal permodalan Bank BUKU III.

Di samping itu, Sudjono menilai, BFI Finance menjadi salah satu perusahaan publik yang konsisten untuk membayarkan dividen setiap tahunnya. Pada Juli 2020, perseroan melakukan pembayaran dividen sebesar Rp 180 miliar kepada para pemegang saham. Hal tersebut dapat dilakukan seiring risiko usaha dan likuiditas yang tetap terjaga pada semester I-2020.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN