Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

BFI Finance Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 5,2 Triliun

Muhammad Nabil Alfaruq, Senin, 24 Februari 2020 | 14:47 WIB

JAKARTA, investor.id — PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) membukukan pendapatan sebesar Rp 5,2 triliun hingga 31 Desember 2019, meningkat 4,4% dibanding periode sama tahun sebelumnya Rp 5 triliun. Perseroan juga mempertahankan Non-Performing Financing (NPF) pada angka 0,85%.

Finance Director & Corporate Secretary BFI Finance Sudjono mengatakan, meningkatnya kinerja perseroan ini disebabkan adanya dukungan oleh prinsip kehati-hatian dengan kelolaan risiko yang terukur. Menurut dia, perseroan juga berhasil menjaga kepercayaan mitra perbankan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. 

“Kami juga mencatatkan kenaikan yang signifkan di biaya operasional. Kenaikan ini terjadi terutama terkait biaya penyelasain kasus sengketa hukum dengan eks pemegang saham BFI Finance yang telah berlangsung sejak awal 2000. Biaya tersebut telah dicatat seluruhnya di tahun 2019, sehingga diharapkan kedepannya Perusahaan dapat tumbuh lebih sehat tanpa terganggu,” ungkap dia dalam siaran pers di Jakarta, Senin (24/2). 

Sebagai dampak dari biaya penyelesaian tersebut, laba sebelum pajak perseroan turun 38,88% dari Rp 1,8 triliun menjadi Rp 1,1 triliun, sementara laba bersih konsolidasian menjadi Rp 712 miliar. 

“Dengan selesainya sengketa ini, maka kami dapat memfokuskan diri lebih baik untuk peningkatan bisnis dan operasional, dan diharapkan kinerja positif perusahaan akan terus berlanjut,” ujar Sudjono.

Sudjono menambahkan, meskipun secara keseluruhan pertumbuhan melambat dan terjadi kontraksi sebagai langkah antisipasi di semester I-2019, namun pihaknya berhasil mengejar ketinggalan tersebut pada semester II. BFI Finance membukukan nilai pembiayaan baru per kuartal tertinggi dalam dekade terakhir di kuartal IV-2019 serta menjaga kualitas aset yang superior.

Sebagai informasi, BFI Finance telah melakukan berbagai ekspansi bisnis. Perseroan telah membuka kantor operasional baru untuk pertama kalinya di Wonogiri, Pati, dan Pemalang. Dengan demikian, kantor operasional dan pemasaran perseroan sampai akhir tahun 2019 tersebar di 423 lokasi dengan 45 cabang diantaranya melayani pembiyaan syariah. 

Hingga Desember 2019, BFI Finance telah melebarkan sayap layanannya hingga ke penjuru Nusantara. Perusahaan telah membuka kantor operasional baru untuk pertama kalinya di Wonogiri, Pati, dan Pemalang. Dengan demikian, kantor operasional dan pemasaran BFI Finance sampai dengan akhir tahun lalu tersebar di 423 lokasi dengan 45 cabang diantaranya melayani pembiayaan syariah.

BFI Srikandi

Sebelumnya, perseroan telah memperkuat penetrasi pasar di kawasan Surabaya utara melalui program BFI Srikandi dengan membidik para perempuan agar bisa mendapatkan akses dan bantuan permodalan dari program tersebut.

Branch Manager BFI Finance Surabaya 3, Mutiara Timur mengatakan, BFI Srikandi memiliki program mingguan yang terus dihadirkan di tengah-tengah ruang publik, untuk memperlihatkan peran perempuan secara utuh.

Dalam pelaksanaan program mingguan BFI Finance selalu mengusung tema-tema yang dekat dengan permasalahan perempuan dan ruang lingkupnya. Mulai dari layanan kesehatan, senam bersama, sembako murah, dan segala hal yang dekat dengan kaum perempuan. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN