Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas memperlihatkan emas batangan di Jakarta, Senin (7/12/2020). Harga emas batangan bersertifikat logam mulia PT Aneka Tambang (Antam) Tbk pada perdagangan kemarin mencapai Rp 959.000 per gram, turun Rp 1.000 dari perdagangan sebelumnya. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petugas memperlihatkan emas batangan di Jakarta, Senin (7/12/2020). Harga emas batangan bersertifikat logam mulia PT Aneka Tambang (Antam) Tbk pada perdagangan kemarin mencapai Rp 959.000 per gram, turun Rp 1.000 dari perdagangan sebelumnya. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Bidik Kenaikan Penjualan, Antam Siapkan "Capex" Rp 2,84 Triliun

Rabu, 7 April 2021 | 20:16 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 2,84 triliun pada 2020. Mayoritas capex tersebut akan digunakan untuk pengembangan usaha, termasuk dua smelter yang masih berjalan dan ekspansi baru yang tengah direncanakan.

Senior Vice President Corporate Secretary Antam Kunto Hendrapawoko mengatakan, capex tahun ini akan dimanfaatkan untuk pengembangan bersifat rutin, pengembangan usaha bersifat proyek, dan keperluan lainnya. Satu dari beberapa proyek Antam yang masih berjalan adalah pengembangan smelter Feronikel di Halmahera Timur yang konstruksinya telah mencapai 98%.

“Pabrik ini ditargetkan memiliki kapasitas 13.500 ton nikel dalam feronikel (TNi). Jika sudah beroperasi, maka akan menambah total kapasitas produksi feronikel Antam menjadi 40.500 TNi, dari saat ini 27.000 TNi,” kata dia usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu (7/4).

Menurut Kunto, perseroan juga terus melanjutkan konstruksi smelter grade alumina refinery yang merupakan hasil kerjasama dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) atau Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Mempawah, Kalimantan Barat. Selain itu, perseroan sedang menggodok proyek-proyek baru yang segera dikerjakan.

Tahun ini, Antam turut terlibat pada holding baterai kendaraan listrik (Indonesia Battery Corporation/IBC) bersama MIND ID, PT Pertamina (Persero), dan PT PLN (Persero). Sebagai anggota IBC, Antam akan menjadi pemasok bahan baku yang dibutuhkan, yakni nikel. Proses produksi IBC akan berjalan dari hulu ke hilir atau produk siap pakai.

“Pembangunan industri EV battery ini dilakukan mulai dari pengolahan atau pemurnian nikel, pembuatan bahan baku baterai dalam bentuk prekursor dan katoda, hingga battery cell dan battery pack nantinya,” jelas Kunto

Sejalan dengan optimisme perseroan melihat permintaan nikel dan emas, perseroan menaikkan target produksi dan penjualan tahun ini, dibandingkan realisasi tahun lalu. Pada komoditas feronikel, Antam menargetkan volume produksi dan penjualan mencapai 26.000 TNi tahun ini. Jumlah ini relatif stabil, dibandingkan dengan capaian produksi dan penjualan tahun 2020 l masing-masing sebesar 25.970 TNi dan 26.163 TNi.

Sementara pada komoditas bijih nikel, Antam menargetkan total produksi mencapai 8,44 juta wet metric ton (WMT) pada 2021 atau naik 77%, dibandingkan produksi 2019 sebesar 4,76 juta ton. Sementara penjualan ditargetkan sebanyak 6,71 juta wmt pada tahun ini, meningkat 104% dari 2020 sebesar 3,30 wmt.

 

Pada komoditas emas, perseroan menargetan produksi 2021 mencapai 1,37 juta ton dari tambang Pongkor dan Cibalung dengan tingkat penjualan mencapai 18 ton emas. Sedangkan untuk bijih baukesit, Antam menargetkan produksi 2021 sebesar 3 juta wmt, tumbuh 93% dibanding 2020 sebesar 1,55 juta wmt. Penjualan bijih baukesit juga ditargetkan meningkat 122% menjadi 2,73 juta wmt, dari sebelumnya 1,23 juta wmt.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN