Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU). Foto: IST

PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU). Foto: IST

Bidik Pasar Australia Dan Korsel, Darmi Bersaudara Siapkan Produk Baru

Rabu, 25 November 2020 | 15:01 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id —  PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) menyiapkan sejumlah produk baru tahun 2021, diantaranya flooring dan decking. Aksi ini dilakukan untuk bisa menembus pasar baru, yakni Australia dan Korea Selatan, tahun depan.

Direktur Darmi Bersaudara Lie Kurniawan mengatakan, perseroan memang belum menetapkan target produksi kedua produk tersebut, sebab perseroan tengah menimbang antara menambah modal kerja sepenuhnya atau membeli aset-aset produktif, seperti mesin dan pabrik kecil. “Mungkin saja kami akan mengkombinasikan dari dua pertimbangan tersebut,” ujar dia kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (25/11).

Namun demikian, perseroan belum memastikan berapa besaran dana investasi yang diperlukan dalam membuat kedua produk baru tersebut tahun 2021. Menurut Lie, jumlah dana akan tergantung pilihan yang diambil oleh manajemen nantinya.

Untuk meningkatkan kinerja bisnisnya, perseroan juga berencana melakukan penambahan modal melalui mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue. Aksi korporasi ini dilakukan setelah disetujui pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada akhir Januari 2021.

Lie menyampaikan, untuk rencana awal, target dana dari aksi right issue sebesar Rp 30 miliar. Sedangkan jumlah saham baru dan harga pelaksana belum ditentukan, pihaknya akan konsultasi terlebih dahulu terhadap sekuritas yang menangani aksi korporasi tersebut.

“Kami kini sedang dalam tahap finalisasi. Untuk pembeli siaga, kami berupaya melobi beberapa calon pembeli supaya rencana ini bisa berjalan dengan lancara,” ujar dia.

Perolehan dana right issue ini rencananya digunakan untuk menambah modal kerja dan pembelian aset produktif. Namun, hal ini juga akan dikonsultasikan kepada pihak sekuritas, apakah penggunaannya bisa fleksibel atau salah satunya saja.

Sebagai informasi, perseroan pada tahun ini menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 5 miliar. Lie mengatakan, capex ini sudah terealisasi untuk pembelian mesin pengolahan. Adapun sumber pendanaan berasal dari dana initial public offering (IPO) dan kas internal.

Sebagaimana diketahui, perseroan telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 Juli 2019. Dari aksi korporasinya ini, perseroan memperoleh dana sebesar Rp 22,5 miliar dengan harga saham IPO sebesar Rp 150 per saham.

Sedangkan dari sisi kinerja keuangan, Darmi Bersaudara memproyeksikan tahun 2021 memperoleh penjualan bersih sebesar Rp 114,66 miliar dan laba bersih sejumlah Rp 7,45 miliar. Kemudian, harga pokok penjualan ditargetkan sejumlah Rp 95,43 miliar, laba kotor Rp 19,22 miliar dan penghasilan sebelum pajak sejumlah Rp 9,93 miliar.

Hingga kuartal III-2020, perseroan membukukan penjualan bersih sebesar Rp 49,99 miliar, meningkat 81,78% dibandingkan perolehan di periode sama tahun sebelumnya Rp 27,50 miliar. Laba tahun berjalan didapatkan sebesar Rp 9,91 juta, turun 99,6% dari periode sama tahun 2019 Rp 3,15 miliar.

Secara total aset, hingga periode 30 September 2020 perseroan mencatatkan peningkatan 7,43% menjadi Rp 113,48 miliar apabila dibandingkan dengan periode 31 Desember 2019 yang memperoleh Rp 105,63 miliar. Total liabilitas meningkat 28,47% menjadi Rp 35,37 miliar dari semula Rp 27,53 miliar dan total ekuitas naik 0,01% menjadi Rp 78,10 miliar dari sebelumnya Rp 78,09 miliar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN