Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS)

PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS)

Bintraco Dharma Akuisisi Saham Dua Perusahaan Rp 106,45 Miliar

Senin, 18 Januari 2021 | 13:59 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id — PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) melalui anak usahanya, PT New Ratna Motor (NRM), mengakuisisi saham PT Bengawan Abadi Mandiri (BAM) dan PT Nasmoco bengawan Motor (NBM) dengan nilai transaksi Rp 106,45 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Senin (18/1), NRM telah melakukan pembelian saham PT Ahabe Niaga Selaras (ANS) di PT Bengawan Abadi Mandiri (BAM) sebanyak 1.350 saham atau setara dengan 45% dari modal disetor. Nilai transaskinya sebesar Rp 72,84 miliar.

Kemudian, anak usaha perseroan tersebut membeli saham Direktur Utama Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Sebastianus Harno Budi di PT Nasmoco bengawan Motor (NBM) sebanyak 450 saham atau 45% dari modal disetor NBM. Nilai transaksi saham ini sebesar Rp 33,60 miliar.

Aksi korporasi yang dilaksanakan pada 13 Januari 2021 tersebut termasuk transaksi afiliasi. Tujuan transaksi afiliasi tersebut adalah untuk memperkuat posisi keuangan group perseroan dan meningkatkan daya saing, mendukung kegiatan, dan menambah pendapatan langsung NRM.

Sebagai informasi, Bengawan Abadi Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha perbengkelan, seperti perawatan, pemeliharaan dan perbaikan kendaraan motor, pemasangan dan penjualan aksesoris, pengecatan dan usaha pembuatan showroom serta karoseri.

Sementara Nasmoco Bengawan Motor bergerak di bidang usaha perdagangan berbagai jeni kendaraan bermotor baru dan bekas. Selain itu, NBM memiliki bisnis perdagangan aksesoris dan peralatan serta komponen kendaraan bermotor.

Sebelumnya, salah satu pemegang saham perseroan, yakni PT Ahabe Niaga Selaras, telah mendivestasi saham perseroan sebanyak 175 juta saham dengan harga Rp 50. Maka demikian, ANS telah menerima dana sekitar Rp 8,75 miliar dari hasil divestasi saham ini.

Transaksi tersebut dilaksanakan pada 16 September 2020. Dengan demikian, pasca pelepas saham tersebut, kepemilikan saham ANS di perseroan berkurang menjadi 2.135.060.047 saham (14,23%) dari sebelumnya sebanyak 2.310.060.047 lembar saham (15,04%).

Di sisi lain, perseroan membukukan pendapatan hingga 30 September 2020 sebanyak Rp 3,05 triliun, mengalami penurunan 44,54% dari realisasi periode sama tahun lalu senilai Rp 5,50 triliun. Beban pokok pendapatan juga turun 42,55% menjadi Rp 2,70 triliun dari semula Rp 4,70 triliun.

Laba bruto perseroan juga melemah hingga 56% menjadi Rp 351 miliar, dibandindkan 30 September 2019 yang mencatatkan sejumlah Rp 799 miliar. Laba usaha juga mengalami penurunan 53,33% menjadi Rp 119 miliar dari sebelumnya Rp 255 miliar.

Penurunan tersebut membuat rugi sebelum pajak perseroan mencapai Rp 205 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan keuntungan sebelum pajak Rp 170 miliar. Rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sejumlah Rp 195 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan keuntungan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 117 miliar.

Total aset perseroan per 30 September 2020 senilai Rp 6,81 triliun, mengalami penurunan 12,35% dari 31 Desember 2019 yakni Rp 7,77 triliun. Sedangkan total liabilitas sebesar Rp 5,21 triliun, turun 12,58% dari semula Rp 5,96 triliun dan total ekuitas menurun 11,66% menjadi Rp 1,59 triliun dari sebelumnya Rp 1,80 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN