Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bitcoin. ( Foto: Karen Bleier / AFP

Bitcoin. ( Foto: Karen Bleier / AFP

Bitcoin (BTC) Ambruk Ke Level Terendah Sejak September, Sejenak Tinggalkan Level US$ 40.000

Selasa, 11 Januari 2022 | 06:24 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Cryptocurrency terbesar di dunia Bitcoin (BTC) ambruk diselimuti sentimen bearish secara keseluruhan. Bitcoin (BTC) pada perdagangan Selasa (11/1) pagi pukul 06.10 WIB tercatat US$ 41.620,93 atau turun 1,52% dalam perdagangan sehari atau minus 10% dalam sepekan.

Bahkan, pada hari Senin (10/1) pukul 21.39 WIB, harga BTC sempat terjun ke bawah US$ 40.000 untuk pertama kalinya sejak September dan menyentuh US$ 39.816,94 . Berdasarkan harga CoinDesk, BTC telah turun 12% sejauh ini pada tahun 2022 dan itu merupakan salah satu awal terburuk bitcoin dalam satu tahun.

Baca juga: Sentimen Suku Bunga The Fed Picu Aksi Jual Bitcoin

Bitcoin memang mencapai puncaknya mendekati $69.000 pada 10 November dan telah menurun hampir 40% sejak itu. Cryptocurrency tersebut tergelincir lebih dari 12% dalam tujuh hari terakhir hingga 9 Januari, mencatat penurunan mingguan terbesar sejak awal Desember.

Death cross yang akan datang, di mana indikator bearish muncul ketika MA 50 hari turun di bawah MA 200 hari, ditambah dengan prospek makro yang memburuk, dapat meningkatkan sentimen bearish koin ini secara keseluruhan.

Kekhawatiran Fed yang hawkish memang mencengkeram pasar bitcoin menjelang akhir kuartal terakhir setelah bank sentral mengalihkan fokusnya ke pengendalian inflasi dari lapangan kerja. Pada bulan Desember, The Fed mengumumkan setidaknya tiga kenaikan suku bunga pada akhir tahun 2022 dan akhir dari program pembelian aset pada bulan Maret.

Lanjut, selain BTC, tiga koin teratas lainnya juga ikut melemah, yakni Ethereum (ETH), Tether (USDT), dan Binance Coin (BNB). Alhasil, dalam lima besar teratas hanya tinggal USD Coin (USDC) yang mampu menguat dan melindas dominasi Solana (SOL) di posisi lima besar teratas.

Baca juga: Bitcoin Merosot ke Level Terendah Tiga Bulan

Mengutip coinmarketcap.com, ETH pada pukul 06.10 WIB, dalam perdagangan sehari nampak turun 3,80% menjadi US$ 3.063,45, namun dalam sepekan masih minus 18,33%.

USDT masih US$ 1, namun dalam sepekan minus 0,01%. Begitujuga dengan BNB yang ikut ambles 4,08%  dalam sehari ke US$ 423,03, dari sepekan ini yang masih memerah 17,42%.

Sedangkan, USDC dalam sehari naik tipis 0,05% ke US$ 1,00 dan dalam sepekan menguat 0,04%.

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN