Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pengunjung memotret menggunakan ponsel layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Pengunjung memotret menggunakan ponsel layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

BNI Sekuritas: IHSG Awal Pekan Zona Hijau, Pantau Empat Saham Ini

Senin, 5 September 2022 | 07:45 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id — BNI Sekuritas menjelaskan IHSG diproyeksikan menguat pada perdagangan Senin (5/9/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada resistance di 7.206/7.230/7.258/7.320, sementara level support berada di 7.160/7.123/7.064/7.016, dengan perkiraan di rentang 7.120 - 7.250. Investor dapat memantau empat saham ini, diantaranya BMRI dan WIKA.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan,  secara teknikal peluang IHSG untuk rebound di awal pekan ini masih terbuka, dari pola konsolidasi, candle spinning top dan selama di atas 5 day MA. Trend bullish, selama di atas 7.064. IHSG closing diatas 5 day MA (7.160). Indikator MACD bullish, stochastic oversold, masih dalam pola bearish channel, candle shooting star.

“Selama di atas support 7.064, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) - 7.218 (DONE)/7.258. Dominan power buy. Range breakout berada di 7.021 - 7.258,” ujar Andri dalam risetnya, Senin (5/9/2022).

Baca juga: BBM Subsidi Naik, Waspada IHSG Berpeluang Terkena Tekanan Jual

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, Jumat lalu indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 1,07%, begitu juga dengan S&P 500 yang terkoreksi 1,07%, bahkan indeks Nasdaq turun lebih dalam sebesar 1,31%. Pergerakan ini seiring dengan data ketenagakerjaan yang bagus berupa non-farm payroll sebesar 315 ribu atau di atas ekspektasi yang dinilai belum dapat mengurangi kekhawatiran bahwa The Fed akan terus menaikkan suku bunga secara agresif untuk mengatasi inflasi.

Sementara itu, bursa Eropa menguat signifikan, bahkan DAX Performance Index dan CAC 40 masing-masing menguat 3,33% dan 2,21%. Euro melaporkan PPI (producer price index) sebesar 37,9% YoY pada Juli 2022, di atas ekspektasi.

Selanjutnya, bursa regional Asia Pasifik mencatat pergerakan yang beragam. Hang Seng dan TSEC Weighted Index mengalami penurunan yang cukup signifikan, sementara BEI dan SSE Composite Index menguat.

Baca juga: Phintraco Sekuritas: IHSG Rawan Sell-off, Perhatikan Saham-saham Potensi Rebound

Investor dapat mencermati saham BMRI dengan rekomendasi buy 8.725 - 8.800 dengan target 8.925/9.075 dan stop loss di bawah 8.450. Kemudian saham UNTR direkomendasikan speculative buy dengan target 34.550/35.400 dan stop loss di bawah 32.500

Investor juga dapat mencermati saham DOID dengan strategi investasi Speculative buy dan target 432/444 serta, stop loss di bawah 388. Sedangkan saham WIKA direkomendasikan buy 1.040 - 1.050 dengan target 1.100/1.130 dan stop loss di bawah 980.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com