Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir. (Foto: Perseroan)

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir. (Foto: Perseroan)

Boy Thohir Buka-bukaan soal Laba Gede Adaro (ADRO), Bakal Ada Dividen Interim?

Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:17 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) membukukan pendapatan usaha US$ 3,54 miliar sepanjang semester I-2022. Angka itu melesat hampir 127% dari periode yang sama tahun lalu dengan raihan US$ 1,56 miliar.

Dalam laporan keuangannya, perseroan mencatatkan capaian laba periode berjalan di semester pertama tahun ini sebanyak US$ 1,34 miliar, melambung 610% dari semester I-2021 yang sebanyak US$ 189,29 juta.

Baca juga: Cetak Rekor! Pendapatan Adaro (ADRO) Tembus Rp 52 Triliun, Apa Saja Pemicunya?

Sedangkan, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 1,21 miliar di enam bulan awal 2022, naik jauh 613% dari capaian semester pertama tahun lalu di US$ 169,96 juta.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Adaro Energy Garibaldi ‘Boy’ Thohir mengatakan, semester pertama 2022 adalah semester yang sangat kondusif untuk harga batu bara sehingga mendorong pendapatan menyentuh rekor-rekor tertinggi dalam sejarah perusahaan.

“Pendapatan, EBITDA. dan laba bersih kami mencapai rekor tertinggi kinerja semester pertama sejak perusahaan pertama kali melantai di Bursa 14 tahun lalu. EBITDA operasional yang melebihi US$ 2,3 miliar, dan laba inti yang mencapai US$ 1,4 miliar setara dengan peningkatan masing-masing 269% dan 338% yoy, yang mencerminkan kualitas laba perusahaan,” jelas Boy Thohir dalam keterangan resmi, Selasa (30/8/2022).

Dia pun menjelaskan bahwa raihan laba yang gemilang tersebut akan mendukung transformasi Grup Adaro. Namun, belum disinggung ada atau tidaknya kemungkinan perseroan akan membagikan dividen interim.

“Laba yang sangat tinggi akan membantu kami untuk memberikan dukungan finansial terhadap transformasi Grup Adaro di tahun-tahun mendatang karena kami melakukan investasi besar pada energi terbarukan, pengembangan kawasan industri hijau terbesar dunia, dan mendiversifikasi semakin jauh dari batu bara termal,” papar Boy.

Baca juga: Laba Lampaui Estimasi, Segini Target Harga Saham Adaro (ADRO)

Sebelumnya, emiten batu bara lainnya, PT Indika Energy Tbk (INDY) mengumumkan pembagian dividen interim tahun buku 2022 sebesar US$ 40 juta atau sekitar Rp 595,5 miliar, dengan memperhitungkan kurs tengah Bank Indonesia pada 3 Agustus 2022. Dividen interim sebesar Rp 114,46 per saham ini dibayarkan pada 30 Agustus 2022.

Indika Energy membukukan pendapatan US$ 1,94 miliar sepanjang semester I-2022, melesat 67,24% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$ 1,16 miliar.

Adapun untuk laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga 30 Juni 2022 sebesar US$ 200,65 juta, melambung 1.572% dari realisasi periode yang sama tahun 2021 yang senilai US$ 12 juta.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com