Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Landmark di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan. (Antara/Yudhi Mahatma)

Landmark di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan. (Antara/Yudhi Mahatma)

BSD Borong Lahan Anak Usaha Sentul City

Farid Firdaus, Kamis, 27 Februari 2020 | 20:32 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membeli tanah seluas 131.863 meter persegi milik PT Natura City Development Tbk (CITY), anak usaha PT Sentul City Tbk (BKSL). Perjanjian jual beli dilakukan pada 24 Februari 2020.

Sekretaris Perusahaan Natura City Development Siti Fidya Airyne mengatakan, perseroan menjual 59 bidang tanah Hak Milik Adat berdasarkan surat Pelepasan Hak Utama kepada BSD. Tanah tersebut berlokasi di Tangerang Selatan, Banten. “Jual beli dilaksanakan dengan nilai keseluruhan sebesar Rp 98,89 miliar. Transaksi tersebut bukan tergolong transaksi material,” jelas dia dalam keterangan resmi.

Menurut Siti, transaksi tersebut akan memberikan konstribusi bagi kinerja perseroan dan akan memastikan keberlanjutan kegiatan usaha perseroan. Seperti diketahui, Natura City merupakan emiten yang mencatatkan saham perdananya pada 28 September 2018.

Sejak 2017, perseroan melalui anak usahanya PT Serpong Natura Hijau Sentosa mengembangkan Serpong Natura City yang berlokasi di Serpong, Banten. Perseroan baik langsung maupun melalui anak usaha memiliki lahan seluas 210 hektare (ha). Lahan ini dikembangkan sebagai kawasan hunian, fasilitas umum, dan fasilitas sosial serta penunjang lainnya.

Sementara itu, Sentul City setidaknya menjadi salah satu pesaing bagi BSD di sekitar kawasan Serpong. Semisal, dalam membangun pusat belanja, kedua emiten ini sama-sama memilki mall di bawah bender AEON. Sebelumnya, BSD lebih dulu mengoperasikan AEON mall pada 2015. Sementara, Sentul City AEON Sentul diperkirakan akan dibuka pada kuartal II-2020.

Adapun BSD tercatat masih memiliki lahan seluas 2.172 ha di kawasan BSD City untuk dikembangkan. Selain itu, emiten yang dikendalikan Grup Sinar Mas ini juga memiliki cadangan lahan di kawasan lain seputar Jakarta yang siap untuk dikembangkan, yakni Grand Wisata Bekasi seluas 507 ha dan Cibubur seluas 164 ha. Alhasil, total cadangan lahan BSD di sekitar Jabodetabek mencapai 2.843 ha.

Pada 2019, BSD membukukan marketing sales senilai Rp 6,5 triliun. Nilai tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 6,2 triliun. Direktur Bumi Serpong Damai atau BSD Hermawan Wijaya mengatakan, marketing sales pada 2019 dikontribusi segmen residensial sebesar Rp 3 triliun atau berkontribusi 47% dari total marketing sales. "Penjualan perumahan meningkat sebesar 2% secara tahunan, sedangkan dalam hal penjualan unit meningkat dari 1.299 unit menjadi 1.803 unit," ujar dia.

Sebelumnya, BSD melalui Global Prime Capital Pte Ltd melangsungkan penawaran surat utang global (senior notes) senilai US$ 300 juta dengan tingkat bunga 5,95% dan jatuh tempo pada 2025. Sebagian dana hasil emisi obligasi akan digunakan untuk melunasi (refinancing) utang.

Sesuai rencana, dana hasil penerbitan akan disalurkan kepada Global Prime Treasury (GPT) Pte Ltd. Penyaluran dilakukan melalui pengambilalihan modal saham GPT dan efek bersifat ekuitas berkelanjutan yang akan dikeluarkan oleh GPT.

Selanjutnya, GPT akan menyalurkan dana tersebut melalui pinjaman kepada perseroan berdasarkan perjanjian antar perusahaan dan rencananya akan digunakan perseroan melalui GPC selaku penerbit untuk melunasi sebagian utang.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN