Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)

BTN (BBTN) Rights Issue Bulan Depan, Cek Fakta-fakta Menarik Ini

Kamis, 3 Nov 2022 | 14:05 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) akan menggelar penawaran umum terbatas II atau rights issue pada Desember 2022. Rights issue ini merupakan penggalangan dana kedua setelah penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) yang dilaksanakan pada 13 tahun lalu.

Berdasarkan Prospektus emiten bank yang fokus pada pembiayaan perumahan ini akan menerbitkan sebanyak 4,6 miliar saham dengan nominal Rp 500. Harga nominal tersebut bukan harga eksekusi atau pelaksanaan rights issue. Sebab, penentuan harga rights issue bakal ditetapkan menjelang pernyataan efektit dari regulator.

Namun, sebagai indikasi, harga pelaksanaan diperkirakan berada pada kisaran Rp 900 sampai Rp1.000. Angka perkiraan ini bersumber dari indikasi target rights issue yang telah diumumkan sebelumnya, yakni Rp 4,13 triliun dengan melepas sebanyak 4,6 milar saham. Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham pengendali akan melaksanakan haknya secara penuh dengan penyertaan modal senilai Rp 2,48 triliun.

Baca juga: Didukung Sejumlah Inisiatif Bisnis, Analis Kerek Target Harga Saham BTN (BBTN)

Advertisement

Berdasarkan prospektus disebutkan bahwa cum-right  perdagangan saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) pada 12 Desember di pasar reguler dan pasar negosiasi atau 14 Desember di pasar tunai. Artinya, pemodal yang memiliki saham BBTN hingga perdagangan berakhir pada tanggal tersebut akan mendapatkan saham rights issue.

Perseroan juga menetapkan tanggal perdagangan saham tanpa HMETD atau ex-right pada 13 Desember untuk pasar reguler dan pasar negosiasi dan 15 Desember. Indikasi distribusi HMETD akan dilakukan pada 15 Desember dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Desember.

Periode untuk mengeksekusi rights issue tergolong singkat, yakni hanya 6 hari kerja mulai dari 16 Desember sampai 23 Desember. Pada tanggal yang sama anda bisa memperdagangkan HMETD. Adapun indikasi penyerahan saham baru hasil eksekusi HMETD akan dilakukan pada 20-27 Desember 2022.

Dalam prospektus tersebut disampaikan ada pembeli siaga atau standby buyer dalam aksi korporasi ini. Namun belum disebutkan siapa yang menjadi standby buyer. Keberadaan pembeli siaga ini tentu menjadi kabar baik untuk investor publik.

Baca juga: Laba Bersih BTN (BBTN) Melesat 50,11%, Begini Pandangan Analis Terhadap Prospek Sahamnya

Penerbitan saham baru ini tentu menimbulkan efek dilusi bagi para pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya. Maka itu, investor mesti mengingat tanggal indikatif aksi korporasi ini terutama cum date, ex date dan periode perdagangan rights.

Harga Menarik

Sementara itu, analis MNC Sekuritas Tirta Widi Gilang Citradi menilai, rights issue BBTN menarik, karena di bawah harga wajarnya. Pada perdagangan kemarin, harga saham BBTN ditutup pada level Rp 1.535 yang mencerminkan setara dengan 0,77X price to book value (PBV).

"Secara potensi valuasi jangka panjang, kami memiliki target harga untuk BBTN adalah Rp 2.200,” kata Tirta.

Baca juga: Kuartal III, Laba Bersih BTN (BBTN) Melesat 50,1%

Jika harga pelaksanaan ditetapkan di level Rp 900 - 1.000, PBV perseroan lebih murah lagi. Artinya, investor mendapatkan peluang emas untuk menebus saham BBTN di harga super diskon dengan nilai BV super murah. Apalagi harga saham induk BBTN mampu mencapai 1x PBV di kisaran Rp 2.000 persaham sebelum cumdate.

Mengacu ke paparan manajemen sebelumnya, BBTN punya kemampuan menyalurkan 1,3 juta unit rumah untuk periode waktu yang sama apabila rights issue terserap maksimal. Kenaikan penyaluran kredit sudah pasti berimplikasi pada pertumbuhan pendapatan bunga. Apalagi, BBTN fokus bermain di segmen MBR dan milenial yang memang membeli rumah pertama dan untuk ditinggali. Sehingga permintaan dari segmen ini akan relatif stabil meskipun kondisi ekonomi dalam tekanan.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com