Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Buana Lintas Lautan Tbk. Foto ilustrasi: bull.co.id

PT Buana Lintas Lautan Tbk. Foto ilustrasi: bull.co.id

SIAPKAN RP 1,5 TRILIUN

Buana Lintas Bakal Tambah Empat Kapal Baru

Jumat, 28 Juni 2019 | 20:06 WIB
Ghafur Fadillah

Kejar pendapatan, PT. Buana Lintas Lautan tambah armada baru.

 

JAKARTA, investor.id - PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menargetkan penambahan empat unit kapal lagi tahun ini. Sedangkan penambahan kapal yang sudah direalisasikan hingga Mei 2019 telah mencapai empat unit.

Guna mendukung ekspansi armada tersebut, perseroan menyiapakn belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 1,5 triliun tahun ini. Mayoritas anggaran diserap untuk membiayai pembelian kapal. Sumber dana pembelian armada tersebut berasal dari kas internal, penerbitan saham baru, dan pinjaman perbankan.

Direktur Utama Buana Lintas Kevin Wong mengatakan, penambahan armada baru bertujuan untuk mendukung bisnis perseroan di sektor pengangkutan minyak dan gas. “Hingga saat ini sudah ada empat kapal yang telah tiba, sisanya empat kapal lagi akan direalisasikan tahun ini,” ujarnya ditemui usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Jumat, (28/06).

Sedangkan empat kapal yang sudah dibeli perseroan terdiri atas Explorindo 1 dengan kapasitas 35.751 ton, Petrosamudera berkapasitas 37.329 ton, Petrogaruda dengan kapasitas 112.045 ton, dan Bull Damai 1 dengan kapasitas 111.928 ton.

Kevin menambahkan, keempat kapal yang bakal dibeli rencanaya masuk pada awal semester II-2019. “Dengan penambahan delapan kapal baru akan menambah total daya angkut perseroan lebih besar 70-80% dibandingkan sebelum penambahan,” paparnya.

Hingga kini, perseroan telah mengoperasikan 21 armada kapal, yaitu sebanyak 16 kapal minyak dengan kapasitas 1,01 juta DWT, tiga kapal gas dengan kapasitas 65.850 DWT, satu kapal FPSO dengan kapasitas 59.216 DWT, dan satu kapal kimia dengan total 5.878 DWT.

Penambahan daya angkut tersebut, ujar dia, diharapkan mendongkrak pendapatan perseroan sebesar 50-60% tahun ini. “Dengan adanya armada baru ini kami akan meningkatkan kinerja kami, terutama sebagai pendukung kontrak-kontrak baru yang akan datang.” Kata dia.

Tahun lalu, Buana Lintas membukukan kenaikan pendapatan sebesar 31,24% menjadi US$ 85,43 juta, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebanyak US$ 65,09 juta. Peningkatan tersebut mendorong laba bersih perseroan naik hingga 45% menjadi US$ 3,51 juta, dibandingkan posisi akhir 2017 senilai US$ 2,41 juta.

Perseroan menyebutkan bahwa PT Pertamina masih menjadi sumber pendaptan terbesar perseroan. Kontribusi pendapatan dari proyek Pertamina mencapai US$ 33,94 juta atau setara dengan 40% dari total pemasukan Buana Lintas. Hingga kuartal I tahun ini, Pertamina berhasil memberi pemasukan sebesar US$ 13,08 juta. Jumlah itu 55,89% dari raihan di kuartal I sebesar US$ 23,40 juta.(c02)

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN