Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirut PT Buana Lintas Lautan Tbk, Kevin Wong. Foto: IST.

Dirut PT Buana Lintas Lautan Tbk, Kevin Wong. Foto: IST.

Buana Lintas Bidik Laba US$ 83,96 Juta

Selasa, 26 Mei 2020 | 16:31 WIB
Thereis Love Kalla (thereis.kalla@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mengincar lonjakan laba bersih tahun 2020 menjadi US$ 83,96 juta atau bertumbuh sebanyak empat kali lipat lebih besar dari realisasi laba bersih tahun 2019 sebesar US$ 20,99 juta. Target ini ditopang keyakinan akan meningkatnya permintaan penyewaan kapal tanker.

Direktur Utama Buana Lintas Lautan Kevin Wong mengatakan, pasokan kapal tanker minyak yang terbatas berbanding terbalik dengan jumlah pembuatan kapal tanker baru akan membuat positifnya prospek usaha perseroan ke depan. Seiring dengan hal tersebut, penambahan kapal yang dilakukan perseroan akan menunjang peningkatan kinerja keuangan Buana Lintas Lautan di 2020.

“Buana Lintas telah mengembangkan armadanya dari 17 kapal tanker dengan kapasitas efektif sebesar 850 ribu Deadweight tonnage (DWT) di akhir tahun 2018 menjadi 30 kapal tanker di bulan April 2020 dengan total kapasitas efektif sebesar 1.989.898 DWT,” jelas Kevin dalam keterangan resmi perseroan.

Selain itu, perseroan memproyeksikan Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) tahun ini akan bertumbuh 2,25 – 2,50 kali dibanding pencapaian sepanjang tahun 2019. “Secara bersamaan, laba bersih BULL diperkirakan akan menjadi 3,50 – 4,00 kali daritahun 2019, tidak termasuk pos-pos luar biasa karena seluruh peningkatan EBITDA akan menambah langsung ke laba usaha,” jelas Kevin.

Lebih lanjut, Kevin menyatakan, perseroan akan tetap mempertahankan strategi usahanya yaitu menjaga sebagian besar pendapatan usaha dari kontrak dan menjaga keseimbangan yang baik antara pasar Indonesia yang stabil dan pasar internasional.

Di sisi lain, terjadinya pandemi Covid-19 justru menambah potensi kemungkinan pencapaian target perseroan. Pasalnya dengan pandemi tersebut mengakibatkan penghentian sebagian besar ekonomi global dan sangat membatasi mobilitas penduduk dan barang di seluruh dunia. Diperkirakan dunia akan kehabisan tempat penyimpanan minyak di darat akibat terhambatnya laju distribusi.

“Analis memperkirakan bahwa dunia dapat kehabisan tempat penyimpanan minyak di darat dan akan lebih banyak minyak disimpan di atas kapal tanker minyak berukuran besar, termasuk jenis kapal tanker yang dimiliki oleh BULL, yang mana akan meningkatkan tarif sewa kapal tanker minyak,” jelas Kevin.

Hingga akhir 2019, Buana Lintas membukukan pendapatan sebesar US$ 101,45 juta meningkat 18,75% dibanding periode sama tahun 2018 sebesar US$ 85,43 juta. Total pendapatan perseroan dikontribusi oleh pendapatan dari pihak ketiga melalui sewa kapal yang dimiliki perseroan sebesar US$ 100,14 juta dan Sub-contract sebanyak US$ 1,30 juta.

“Dengan strategi usaha berimbang yang berasal dari kontrak sewa serta pengoperasian melalui pool, perseroan berada di posisi yang menguntungkan untuk berkembang dan menangkap peluang di tengah wabah Covid-19,” pungkas Kevin.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN