Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Buana Lintas Lautan Tbk. Foto ilustrasi: bull.co.id

PT Buana Lintas Lautan Tbk. Foto ilustrasi: bull.co.id

Buana Lintas Tetap Gencar Tambah Kapal di Semester II

Senin, 8 Juni 2020 | 07:00 WIB
Thereis Love Kalla (thereis.kalla@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id –  PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) berencana kembali menambah kapal pada paruh kedua tahun 2020. Aksi korporasi tersebut bagian dari realisasi strategi jangka panjang perseroan.

Direktur Utama Buana Lintas Lautan Kevin Wong mengungkapkan, perseroan telah merealisasikan penerimaan delapan kapal baru semester I tahun ini. “Untuk sampai akhir tahun, terbuka kemungkinan penambahan kapal lagi, sesuai penerapan strategi jangka panjang kami,” jelasnya kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu.

Hingga April 2020, perseroan telah memiliki sebanyak 30 kapal kapal tanker dengan total kapasitas efektif sebesar 1,98 juta dead weight tonnage (DWT). Namun dengan penambahan kapal sampai dengan akhir semester I-2020, total kapasitas kapal perseroan bakal mencapai lebih dari 2,2 juta DWT.

Sejak 2019, lanjut Kevin, hingga akhir Juni 2020 perseroan telah berinvestasi hampir US$ 300 juta yang sebagian besar untuk pembelian total 16 kapal tanker minyak. Sedangkan, untuk semester II-2020 perseroan masih menghitung rencana anggaran belanja modal (Capital expenditure/ capex) dengan mempertimbangkan kondisi pasar. “Selain itu, juga menimbang kontrak-kontrak baru untuk selalu menjamin landasan keuangan perseroan yang tangguh,” kata dia.

Kevin menambahkan, perkembangan pasar selama pandemi Covid-19 dan sesudahnya diperkirakan tetap menjanjikan, karena kondisi permintaan dan penawaran masih sangat ketat. Pandemi yang melanda di seluruh dunia ini membuat kebutuhan tempat penyimpanan minyak di atas kapal tanker akan lebih banyak.

Lebih lanjut, Kevin mengungkapkan, pihaknya optimistis terhadap pertumbuhan pendapatan dua kali lipat dan peningkatan laba bersih sebesar 3,5 kali lipat hingga akhir tahun ini. Kenaikan didukung atas kapasitas armada kapal yang terus bertambah dan kontrak sewa dari pelanggan besar. “Kami berkeyakinan, karena peningkatan kinerja kami yang sesuai strategi jangka panjang perseroan,” ujarnya.

Sepanjang 2019, perseroan mencetak laba bersih sebesar US$ 20,99 juta atau meningkat 55,36% dari periode sama tahun sebelumnya sebesar US$ 13,51 juta. Peningkatan laba didukung pertumbuhan pendapatan perseroan sebesar 18,75% menjadi sebesar US$ 101,45 juta dari sebelumnya sebesar US$ 85,43 juta per Desember 2018.

Adapun total pendapatan perseroan terdiri atas pendapatan dari pihak ketiga yang terbagi dua, yaitu pendapatan dari kapal yang dimiliki sebesar US$ 100,14 juta dan pendapatan dari sub-contract sebesar US$ 1,3 juta. Di sisi lain, beban langsung tercatat naik 12,88% menjadi US$ 58,52 juta dari sebelumnya sebesar US$ 51,84 juta pada akhir 2018. Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar US$ 580,84 juta naik 76% dibanding periode sama tahun 2018 sebesar US$ 329,97 juta.

Kevin menambahkan, naiknya pendapatan perseroan di 2019 didukung oleh pembelian 8 kapal baru yang meningkatkan kapasitas angkut efektif 18% menjadi 1 juta DWT. “Tetapi karena mayoritas kapal tersebut baru masuk ke dalam armada menjelang akhir 2019, maka dampak terbesar penambahan kapal ini baru akan terasa di kuartal I-2020 dan seterusnya,” pungkasnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN