Menu
Sign in
@ Contact
Search
Waskita Karya melalui anak usahanya WTR meraup dana Rp 550 miliar dari penerbitan RDPT berbasis 30% saham tol Becakayu.

Waskita Karya melalui anak usahanya WTR meraup dana Rp 550 miliar dari penerbitan RDPT berbasis 30% saham tol Becakayu.

Buka Akses Baru, Trafik Tol Becakayu Naik

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:35 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) melalui anak usahanya PT Waskita Toll Road (WTR) mulai mengoperasikan tiga akses baru jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Pengoperasin melalui badan usaha PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM).

Direktur Utama KKDM Aris Mujiono menyampaikan, pengoperasian ketiga akses baru tersebut telah memberikan banyak manfaat bagi pengguna jalan dalam mempersingkat waktu perjalanan, khususnya bagi penduduk yang berdomisili di wilayah Jakarta Timur, Bekasi, dan sekitarnya.

Baca juga: Waskita Precast (WSBP) Lagi Siap-siap Konversikan Utang Jadi Ekuitas

Sebelum pengoperasian ketiga akses baru pada 30 September 2022, volume Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) tol Becakayu pada Januari 2022 hingga September 2022 hanya mencapai sekitar 19 ribu kendaraan, namun dalam kurun waktu yang singkat pasca pengoperasian, volume LHR pada 3 Oktober 2022 mencapai kurang lebih 27 ribu kendaraan atau meningkat hampir 42%. Tiga akses baru yang dioperasikan tersebut, yaitu On Ramp Prumpung, On Ramp Casablanca, dan Seksi 1A Koneksi Jalan Tol Wiyoto – Wiyono Sisi Timur.

“Kedepannya, kami berharap volume LHR akan terus meningkat dan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi para pengguna jalan. Kami berterima kasih atas antusiasme para pengguna jalan, dan kami akan terus menjaga komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik,” jelas Aris dalam keterangan resmi, Rabu (5/10/22).

Baca juga: WTR Divestasi 30% Saham Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi ke Investor Hong Kong

Lebih lanjut, Direktur Utama WTR Rudi Purnomo menambahkan, tol Becakayu merupakan jalan tol yang menerima dana Penyertaan Modal Negara (PMN) akhir tahun 2021 lalu. Melalui PMN yang diterima, WTR dapat mempercepat penyelesaian konstruksi jalan tol eksisting hingga titik tertentu. Kedepanya, WTR berharap pengerjaan konstruksi tol yang dilakukan dapat terus berjalan dengan lancar. “Agar dapat memberikan jalan tol terintegrasi yang memiliki manfaat dan nilai tinggi, baik di mata masyarakat maupun investor,” ujar Rudi.

Baca juga: 2023, Waskita (WSKT) Naikkan Target Kontrak Baru

Jalan Tol Becakayu yang memiliki total panjang hingga 16,78 Km di mana saat ini sepanjang 11,90 Km telah beroperasi. Adapun seksi 2A dan 2A Ujung (Casablanca – Marga Jaya) sepanjang 4,88 km telah menyelesaikan tahap Uji Layak Fungsi dan Uji Layak Operasi (ULF – ULO) pada September 2022 dan ditargetkan beroperasi paling lambat pada akhir tahun ini.

Seiring dengan rencana pengoperasian tersebut, diharapkan jalan tol Becakayu dapat menjadi solusi dalam mengurangi kemacetan lalu lintas serta memangkas waktu tempuh dari Kampung Melayu menuju Bekasi.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com