Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
New listing Bukalapak di BEI, Jumat (6/8/2021). Sumber: BSTV

New listing Bukalapak di BEI, Jumat (6/8/2021). Sumber: BSTV

Bukalapak Gelar Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan Rp 3,96 Triliun

Selasa, 9 November 2021 | 09:45 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) memulai periode pelaksanaan Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan (Management and Employee Stock Option Program/MESOP) senilai Rp 3,96 triliun. Ada pun, jumlah hak opsi yang dikonversi untuk periode pelaksanaan maksimum 5.060.345.150 lembar dengan harga pelaksanaan Rp 783 per saham.

Periode pelaksanaan pada 2021 berlangsung sepanjang 30 hari bursa dan akan dimulai pada 15 November sampai dengan 24 Desember.

Program kepemilikan saham perseroan itu merujuk kepada Pasal 43A Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (sebagaimana diubah dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 14/POJK.04/2019). 

“Harga pelaksanaan Rp 783 per saham dan apabila terdapat hak opsi yang belum dikonversi pada periode pelaksanaan tahun 2021 maka dapat dilakukan pada jadwal periode pelaksanaan berikutnya,” ucap Corporate Secretary Bukalapak Perdana A Saputro, dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (9/11).

Manajemen mematok saham MESOP itu jauh di atas harga pasar. Sebab, perusahaan menetapkan harga pelaksanaan MESOP Rp 783 per lembar. Sementara itu, pada perdagangan Selasa (9/11) pagi, harga saham BUKA sekitar Rp 675 per saham.

Lanjutan IPO

Sebelumnya, pada 6 Agustus 2021, Bukalapak telah melaksanakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dengan melepas 25% saham, atau 25.765.504.800 lembar di harga penawaran Rp 850 per lembar.

Momen IPO Bukalapak itu merupakan sebuah tonggak sejarah dan era baru bagi Bursa Efek Indonesia (BEI), di mana untuk pertama kalinya sebuah perusahaan start-up sekelas unicorn secara resmi mencatatkan sahamnya di BEI.

Selain itu, jumlah dana yang berhasil dikumpulkan mencapai sebesar Rp 21,9 triliun, menjadikan IPO Bukalapak sebagai yang terbesar dalam sejarah bursa saham di Indonesia.

Sementara itu, manajemen Bukalapak juga akan mengalokasikan 0,05% saham yang ditawarkan pada saat IPO untuk program alokasi saham kepada karyawan (employee stock allocation/ESA) sebanyak 14,02 juta lembar dengan harga yang sama dengan IPO.

Bukalapak juga akan menerbitkan opsi saham untuk program MESOP sebanyak-banyaknya 4,91% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah pelaksanaan IPO, atau sebanyak-banyaknya 5,06 miliar.

Kinerja 

Dari sisi kinerja, Bukalapak mencatat total processing value (TPV) pada kuartal II-2021 tumbuh sebesar 56% dan semester I-2021 tumbuh 54% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, masing-masing menjadi Rp 29,4 triliun dan Rp 56,7 triliun.

Lalu, pendapatannya pada kuartal II-2021 tumbuh sebesar 37% dari tahun sebelumnya menjadi Rp 440 miliar dan pendapatan semester I-2021 tumbuh 35% menjadi Rp 864 miliar.

Bukalapak juga mampu menekan kerugian earning before interest, taxes, depreciation, and smortization (EBITDA). Kerugian EBITDA pada semester I-2021 membaik 27% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Rasio kerugian EBITDA pada semester I-2021 terhadap TPV juga membaik menjadi 1,2% dibandingkan dengan 2,6% pada periode yang sama tahun lalu.

Bukalapak mampu menekan kerugian operasionalnya 24,9% menjadi Rp 776 miliar pada semester I-2021 dari Rp 1,03 triliun pada semester I-2020. Pada semester I-2021, perseroan pun berhasil menekan kerugian bersihnya 25,7% menjadi Rp 763 miliar dari Rp 1,03 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN