Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
bumi minerals

bumi minerals

Bumi Minerals Cetak Kenaikan Laba Bersih 97,32%

Nabil Alfaruq, Rabu, 3 Juni 2020 | 17:23 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membukukan lonjakan laba bersih sebesar 97,32% menjadi US$ 161,26 ribu hingga kuartal I-2020, dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang memperoleh US$ 81,72 ribu.

Director and Investor Relations Bumi Resources Minerals Herwin W Hidayat mengatakan, peningkatan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan menjadi US$ 991,86 ribu. Pendapatan didominasi dari segmen jasa nasihat pertambangan sebanyak US$ 892 ribu. Sisanya sebesar US$ 99,86 ribu berasal penjualan emas kepada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

“Anak usaha kami, PT Citra Palu Minerals (CPM), memproses bijih emasnya menjadi dore bullion dan kemudian dimurnikan lebih lanjut menjadi emas di fasilitas smelter Aneka Tambang dalam uji coba produksi di kuartal pertama tahun ini,” tutur dia dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (3/6).

Sebagaimana diketahui, anak usaha perseroan yakni CPM merupakan perusahaan yang mengoperasikan fasilitas produksi perseroan di Poboya. Hingga kuartal I-2020, fasilitas produksi di lokasi tersebut telah memproduksi lebih dari 10 kg dore bullion. Kemudian, fasilitas produksi yang dioperasikan oleh anak usaha Bumi Resources Minerals ini memiliki kapasitas pemrosesan sebesar 500 ton bijih per hari.

Sebelumnya, emiten yang bergerak di bidang pertambangan ini berencana menerbitkan saham baru tan hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement dengan target dana Rp 729,56 miliar. Aksi ini sebagai upaya perseroan untuk melunasi utang kepada kepada Wexler Capital Pte Ltd.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Minerals Muhammad Sulthon mengatakan, perseroan memiliki kewajiban utang jatuh tempo senilai US$ 111,64 juta atau setara Rp 1,55 triliun per 31 Desember 2019. Dari nilai tersebut, sebanyak US$ 53,99 juta atau setara Rp 750,58 miliar merupakan porsi utang kepada Wexler.

Berdasarkan akta pengakuan utang yang ditandatangani perseroan pada 29 Mei 2017, perseroan setuju membayar sisa utang kepada Wexler pada 29 Maret 2018. “Dalam prosesnya, perseroan melakukan dua kali perpanjangan jatuh tempo utang. Perpanjangan terakhir jatuh tempo adalah 29 Maret 2020,” tutur dia.

Harga pelaksanaan transaksi private placement sebesar Rp 50 per saham. Sementara saham baru yang akan dikeluarkan sebanyak 14,59 miliar. Setelah transaksi penukaran utang menjadi saham ini, Wexler akan kembali mengantongi saham Bumi Minerals sebanyak 18,97% saham.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN