Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Eropa

Bursa Eropa

Bursa Eropa Kamis Ditutup Kompak Melemah

Gora Kunjana, Jumat, 15 November 2019 | 08:54 WIB

JAKARTA, investor.id – Bursa Eropa pada perdagangan Kamis (14/11/2019) ditutup kompak melemah.  Dilaporkan dari Madrid, saham-sham Spanyol ditutup melemah pada perdagangan Kamis (14/11/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid berkurang 0,23% atau 21,20 poin, menjadi 9.173,30 poin setelah dibuka di 9.194,50  poin,

Sebanyak 22 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam IBEX-35 mengalami penurunan harga, sementara 13 saham perusahaan lainnya naik. 

Perusahaan produsen baja Arcelormittal mencatat kerugian terbesar  (top loser) di antara saham-saham unggulan atau bluechips, dengan harga sahamnya turun 2,95%.

Disusul oleh saham perusahaan telekomunikasi Masmobil Ibercom yang merosot 2,51%, serta bank tabungan Banco Sabadel turun 1,59%.

Di sisi lain, sebut Xinhua seperti dilansir Antara, saham perusahaan produsen energi bersih Siemens Gamesa Renewable Energy menguat sebesar 4,24% menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham kelompok Melia Hotels International dengan kenaikan 1,32%, serta saham perusahaan produsen baja Acerinox bertambah 1.03%.

Adapun dari Paris dilaporkan, saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Kamis (14/11/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun tipis 0,10% atau 6,01 poin, menjadi 5,901,08.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 18 saham mengalami penurunan harga.

Perusahaan farmasi multinasional Prancis Sanofi  mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,55%.

Disusul oleh saham produsen mobil multinasional Prancis Renault yang berkurang 1,46%, serta kelompok perusahaan industri Prancis Legrand turun 1,30%.  

Sementara itu, perusahaan perancang dan pembangun sistem kelistrikan Prancis Thales melonjak 3,50% menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan. atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia layanan kualitas hidup Prancis Sodexo terangkat 1,32%, serta  perusahaan konsesi dan konstruksi Prancis Vinci naik 1,04%.

Sedang dari Frankfurt dilaporkan, saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis  (14/11/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun 0,38% atau 49,84 poin menjadi 13.180,23 poin.

Perusahaan produsen otomotif Daimler mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,48%.

Diikuti oleh saham perusahaan farmasi Merck dan kelompok perusahaan energi RWE, yang masing-masing turun sebesar 3,28%,dan 2,46%.

Di sisi lain, sebut Xinhua, penyedia teknologi internet dan layanan keuangan global Wirecard menguat 0,95%, menjadi peraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan pengembang perumahan Vonovia dan kelompok perusahaan energi E.ON, yang masing-masing naik sebesar 0,88% dan 0,78%.

Daimler adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 557,1 juta euro (US$612,6 juta).  

Tak ketinggalan dari London dilaporkan, saham-saham Inggris juga ditutup melemah pada perdagangan Kamis (14/11/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London berkurang 0,80% atau 58,45 poin, menjadi 7.292,76 poin.

Perusahaan multinasional ekuitas swasta dan modal ventura 3i Group mengalami kerugian paling banyak (top loser) dari saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 4,58%.

Diikuti oleh saham perusahaan konglomerat telekomunikasi  multinasional Inggris Vodafone Group jatuh 3,31%, serta kelompok perusahaan penjualan internasional pemasaran dan layanan dukungan DCC,  turun 3,28%.

Sementara itu, Burberry Group, sebuah perusahaan fashion mewah Inggris melonjak 3,35%,  menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham penyedia asuransi Hiscox dan perusahaan jangkar botol Coca-Cola terbesar ketiga di dunia Coca-Cola HBC, yang masing-masing meningkat sebesar 2,64% dan 2,12%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA