Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Efek Paris. Foto: id.wikipedia

Bursa Efek Paris. Foto: id.wikipedia

Bursa Eropa Kamis Ditutup Serempak Melemah

Gora Kunjana, Jumat, 24 Januari 2020 | 08:16 WIB

JAKARTA, investor.id – Saham-saham di bursa utama Eropa pada akhir perdagangan Kamis (23/1/2020) ditutup serempak melemah.

Dimulai dari Londong, saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis (23/1/2020), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Saham London turun 0,85% atau 64,25 poin, menjadi 7.507,67 poin.

Evraz, perusahaan pembuat dan penambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 6,47%.

Disusul oleh saham perusahaan pertambangan internasional Antofagasta yang jatuh 4,83%, serta perusahaan induk maskapai multinasional Anglo-Spanyol International Consolidated Airlines Group turun 3,94%.

Di sisi lain, Phoenix Group Holdings, perusahaan penyedia jasa-jasa asuransi jiwa dan dana pensiun, menguat 1,33%, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan pengelola gedung terbesar Inggris Taylor Wimpey yang terangkat 1,16%, serta Pearson, perusahaan penerbitan pendidikan dan layanan penilaian untuk sekolah dan perusahaan naik 1,04%.

Bursa Efek Frankfurt. Foto: id.wikipedia
Bursa Efek Frankfurt. Foto: id.wikipedia

Sedangkan dari Frankfurt dilaporkan, saham-saham Jerman berakhir melemah pada perdagangan Kamis (23/1/2020), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Saham Frankfurt merosot 0,94% atau 127,33 poin, menjadi 13.388,42 poin.

Perusahaan pemasok komponen otomotif Continental kehilangan 3,44%, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa pengiriman paket dan manajemen rantai pasokan Deutsche Post yang berkurang 2,57%, serta perusahaan perangkat lunak multinasional SAP turun 2,18%.

Sementara itu, perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa keuangan global Wirecard melonjak 4,22%, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan perbankan terkemuka Deutsche Bank yang terangkat 1,48%, serta perusahaan produsen semikonduktor Infineon Technologies naik 0,82%.

Wirecard adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 324,1 juta euro (US$ 359,4 juta).

Seorang trader beristirahat saat sesi rehat di bursa saham di Frankfurt, Jerman.  Foto ilustrasi: AFP
Seorang trader beristirahat saat sesi rehat di bursa saham di Frankfurt, Jerman. Foto ilustrasi: AFP

Adapun dari Madrid dilaporkan, saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis (23/1/2020), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Saham Madrid berkurang 0,58% atau 55, 20 poin, menjadi 9.518,50 poin setelah dibuka di 9.573,70 poin.

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks IBEX-35, sebanyak 25 saham mengalami penurunan, sementara 10 saham perusahaan lainnya naik.

Perusahaan raksasa konstruksi dan infrastruktur ACS mengalami kerugian terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 5,34%.

Disusul oleh saham kelompok perusahaan maskapai penerbangan International Consolidated Airlines Group (IAG) yang merosot 4,22%, serta saham perusahaan petrokimia Repsol turun 3,46%.

Di sisi lain, Iberdrola, perusahaan pemasok listrik, telepon, internet, dan gas alam Spanyol terangkat 2,24%, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan jaringan listrik milik negara dan publik Spanyol Red Electrica Corporacion yang menguat 2,00%, serta saham perusahaan pemasok listrik dan gas alam Naturgy naik 1,66%.

Bursa Efek Paris, Perancis. Foto ilustrasi: ivoox.id
Bursa Efek Paris, Perancis. Foto ilustrasi: ivoox.id

Sementara saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (23/1/2020), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun 0,65% atau 39,19 poin, menjadi 5.971,79 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks CAC-40, tercatat 27 saham mengalami penurunan sedangkan sisanya naik.

Perusahaan produsen mobil multinasional Prancis Renault mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 5,06%.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan produsen barang-barang fesyen mewah internasional Prancis Kering yang merosot 3,17%, serta perusahaan konglomerat produsen barang-barang fashion mewah multinasional lainnya LVMH turun 2,72%.

Sementara itu, perusahaan elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics melonjak 6,47%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan listrik multinasional Prancis Engie S.A. yang terangkat 1,34%, serta perusahaan pertahanan multinasional Prancis Safran menambahkan 1,32%.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA