Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang trader beristirahat saat sesi rehat di bursa saham di Frankfurt, Jerman.  Foto ilustrasi: AFP

Seorang trader beristirahat saat sesi rehat di bursa saham di Frankfurt, Jerman. Foto ilustrasi: AFP

Bursa Utama Jumat Berakhir Kompak Menguat

Gora Kunjana, Sabtu, 18 Januari 2020 | 07:53 WIB

JAKARTA, investor.id – Bursa-bursa utama Eropa pada akhir perdagangan Jumat (17/1) ditutup kompak menguat.

Saham-saham Spanyol ditutup lebih kuat pada perdagangan Jumat (17/1), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid terangkat 1,14 % atau 108,80 poin, menjadi 9.681,30 poin setelah dibuka di 9.572,50 poin.

Dari 35 saham-saham perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35, tercatat 30 perusahaan mengalami kenaikan harga dan lima saham perusahaan turun.

Indeks Ibex-35 menguat 1,1% selama perdagangan minggu ini.

Perusahaan produsen selulosa dan energi bersih ENCE Energia y Celulosa melambung 7,46%, merupakan pencetak keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham kelompok perusahaan penerbangan International Consolidated Airlines Group (IAG) yang melonjak 5,27%, serta saham perusahaan konsultan teknologi Indra Serie A yang bertambah 3,68%.

Di sisi lain, perusahaan operator bandara Spanyol AENA, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melemah 0,89%.

Diikuti oleh saham raksasa perusahaan petrokimia Repsol yang berkurang 0,74%, serta saham perusahaan penyedia layanan kesehatan Grifols Serie A turun 0,28%.

Bursa Efek London. Foto: id.wikipedia
Bursa Efek London. Foto: id.wikipedia

Dari London dilaporkan, saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (17/1/2020), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London terangkat 0,85% atau 64,75 poin, menjadi 7.674,56 poin.

NMC Health, perusahaan penyedia layanan perawatan kesehatan swasta, melonjak 8,05%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Evraz, perusahaan baja, pertambangan dan vanadium terintegrasi secara vertikal, serta saham perusahaan rental peralatan industri Inggris Ashtead Group, yang masing-masing naik tajam sebesar 6,38 % dan 5,15%.

Sementara itu, Whitbread, perusahaan hotel dan restoran multinasional Inggris, mencatat kerugian terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 2,31%.

Disusul oleh saham Flutter Entertainment, penyedia taruhan olahraga, permainan dan hiburan global, yang berkurang 1,24%, serta saham Smurfit Kappa Group, sebuah perusahaan pengemasan terkemuka, juga turun 1,24%.

Bursa Efek Frankfurt. Foto: id.wikipedia
Bursa Efek Frankfurt. Foto: id.wikipedia

Adapun dari Frankfurt dilaporkan, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (17/1/2020), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 0,72% atau 96,70 poin, menjadi 13.526,13 poin.

Kelompok perusahaan utilitas listrik Jerman RWE (Rheinisch-Westfälisches Elektrizitätswerk AG) mencetak keuntungan paling banyak (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya meningkat 3,06%.

Disusul oleh saham perusahaan pengembang perangkat lunak multinasional SAP serta kelompok perusahaan utilitas listrik Jerman berbasis di Essen, yang masing-masing bertambah sebesar 2,87% dan 1,92%.

Di sisi lain, Deutsche Post, perusahaan pengiriman paket dan manajemen rantai pasokan multinasional Jerman, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 1,00%.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa keuangan global Wirecard serta perusahaan pemasok komponen otomotif Continental, yang masing-masing turun sebesar 0,74% dan 0,73%.

SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 383,5 juta euro (US$ 426,0 juta).

Bursa Efek Paris. Foto: id.wikipedia
Bursa Efek Paris. Foto: id.wikipedia

Sedangkan dari Paris, saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (17/1/2020), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris menguat 1,02% atau 61,69 poin, menjadi 6.100,72 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 30 saham perusahaan berhasil membukukan kenaikan harga.

Perusahaan dirgantara multinasional Eropa Airbus terangkat 2,53%, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan perawatan pribadi Prancis L'Oreal yang bertambah 2,04%, serta perusahaan konsesi dan konstruksi Prancis Vinci meningkat 1,94%.

Sementara itu, perusahaan periklanan dan humas multinasional Prancis Publicis Groupe mengalami kerugian tebesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 2,70%.

Disusul oleh saham perusahaan penyedia layanan industri minyak dan gas internasional TechnipFMC yang kehilangan 1,44%, serta perusahaan produsen mobil multinasional Prancis Renault turun 0,70%.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA