Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Buyung Poetra. Foto: Emral

Buyung Poetra. Foto: Emral

Buyung Poetra Bagikan Dividen Rp 12 Per Saham

Thereis Love Kalla, Rabu, 1 Juli 2020 | 10:53 WIB

JAKARTA, Investor.id – PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) menetapkan dividen tahun buku 2019 senilai Rp 28,63 miliar atau setara dengan Rp 12 per saham. Dividen tersebut setara dengan 27,61% dari perolehan laba bersih perseroan tahun lalu dengan total RP 103,72 miliar.

Direktur Utama Buyung Poetra Sembada Sukarto Bujung mengatakan, aksi korporasi ini telah diputuskan dalam rapat umum pemegang tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Selasa (30/6). “Sebagai apresiasi kami kepada para pemegang saham, pemegang saham telah menyetujui manajemen untuk membagikan dividen dari laba bersih tahun 2019 senilai Rp 12 per saham,” jelas Sukarto dalam keterangan resmi di Jakarta, kemarin.

Selain itu, Sukarto mengatakan, pihaknya sedang berupaya untuk mendapatkan sertifikasi Environmental, Social, and Governance (ESG) tahap pertama untuk bisnis berkelanjutan. Dalam mendapatkan sertifikasi tersebut, perseroan bekerja sama dengan Turnkey Group, sebuah platform ESG berkelanjutan global untuk melacak kinerja lingkungan dan praktek terbaik secara efektif agar bisa mendapat pengakuan pihak ketiga yang independen.

Sementaara itu, Investor Relation Buyung Poetra Sembada Dion Surijata mengatakan, perseroan telah menggunakan sistem yang dikembangkan Turnkey untuk mengidentifikasi KPI ESG yang paling material yang kemudian dianalisis menjadi laporan tentang dampak lingkungan melalui Modul Turnkey untuk Carbon, Energy, Water, dan Waste.

Menurut Dion, implementasi produksi yang bertanggung jawab diwujudkan dengan tidak menghasilkan limbah berbahaya. Semua mesin pengering (dryer) perseroan menggunakan bahan limbah sekam padi, limbah padi lainnya didistribusikan ke pihak lain sebagai bahan baku pakan ternak, serta diproses menjadi pelet sekam.

“Perseroan menargetkan sistem produksi beras tanpa meninggalkan limbah (zero waste). Diharapkan dengan berbagai upaya ini dapat mendukung HOKI untuk mengembangkan strategi keberlanjutan jangka panjang,” terang Dion.

Hingga kuartal I-2020, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp 450,42 miliar, naik 12,99% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 398,62 miliar. Laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp 14,67 miliar turun 42,4% dari sebelumnya sebesar Rp 25,48 miliar pada kuartal I-2019.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN