Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pengunjung memperhatikan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung memperhatikan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Calon Emiten dari Tiga Sektor Ini Targetkan Emisi Rp 1 T

Selasa, 20 September 2022 | 16:52 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan hingga 19 September 2022, terdapat 29 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Dari 29 calon perusahaan tercatat dalam pipeline pencatatan saham, beberapa calon emiten dari tiga sektor menargetkan emisi lebih dari Rp1 triliun.

“Ketiga sektor tersebut antara lain pada energi, teknologi dan keuangan. Adapun nama-nama perusahaan yang masih dalam pipeline belum dapat kami sampaikan, sampai dengan perusahaan tersebut mendapatkan ijin publikasi dari OJK,” ungkap Nyoman Yetna, Selasa (20/9/2022).

Baca juga: Meski IHSG Naik Tipis, Investor Asing Lanjut Net Buy Rp 241 Miliar

Nyoman Yetna menyebutkan klasifikasi asset ke-29 calon perusahaan tercatat dalam pipeline saham merujuk pada POJK No 53/POJK.04/2017 adalah empat perusahaan aset skala kecil atau aset dibawah Rp 50 miliar, tujuh perusahaan aset skala menengah dengan aset antara Rp 50-250 miliar, dan 18 Perusahaan aset skala besar dengan aset diatas Rp 250 miliar. 

Sedangkan rincian sektornya adalah sebagai satu perusahaan dari sektor bahan baku, empat perusahaan dari sektor konsumen non primer, tiga perusahaan dari sektor konsumen primer, dua perusahaan dari sektor energi, dua perusahaan dari sektor keuangan, empat perusahaan dari sektor Kesehatan, dua perusahaan dari sektor industri, satu perusahaan dari sektor infrastruktur, satu perusahaan dari sektor property dan real estate, lima perusahaan dari sektor teknologi, empat perusahaan dari sektor transportasi dan logistic.  

Baca juga: Saham Bank Digital Jatuh Makin Dalam, Bahkan BBYB, BBHI, dan ARTO Anjlok Lebih dari 50%

Nyoman Yetna menjelaskan, hingga 20 September 2022 telah ada 44 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI, dengan dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp21,8 triliun. “Dengan mempertimbangkan jumlah perusahaan pada pipeline pencatatan saham, kami berharap jumlah pencatatan saham pada tahun ini dapat melampaui pencapaian pada tahun lalu,” jelasnya.

Menurut Nyoman Yetna, melalui IDX Incubator aktif bertemu dengan centaur, unicorn maupun decacorn dalam kegiatan one on one meeting maupun dalam kegiatan workshop mengenai go public. Selain itu, BEI juga aktif bertemu Venture Capital (VC) dan turut hadir pada kegiatan yang diselenggarakan oleh VC untuk menjembatani calon perusahaan tercatat, khususnya potensial startup, agar mendapatkan pendanaan sebagai bridging fund sebelum melakukan proses IPO.

Baca juga: IHSG Naik Tipis, Tiga Saham Berikut Auto Reject Atas

Sedangkan untuk peraturan Papan New Economy atau Papan Ekonomi Baru, Nyoman Yetna menjelaskan, saat ini masih dalam tahap pengembangan dan sedang dalam tahap pembahasan dengan pelaku pasar atau bisnis Pasar Modal Indonesia. “Bursa akan segera memberikan informasi resmi apabila Papan New Economy sudah officially launched,” paparnya.

Tidak hanya itu, Nyoman Yetna menginformasikan pencatatan obligasi dan sukuk, hingga 19 September 2022 telah tercatat 99 emisi dari 66 penerbit dengan total dana dihimpun mencapai Rp 122 triliun. “Sedangkan pada pipeline obligasi dan sukuk, hingga saat ini masih terdapat 13 emisi yang rencananya akan diterbitkan oleh 10 penerbit,” tutup dia.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com