Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Temas Tbk (TMAS). Foto: Perseroan.

PT Temas Tbk (TMAS). Foto: Perseroan.

'Capex' Rp 350 Miliar, Temas Tambah 13 Kapal

Jumat, 11 Juni 2021 | 22:59 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id – PT Temas Tbk (TMAS) siap memperbesar kapasitasnya dengan menambah sebanyak 13 kapal baru untuk menangkap peluang jasa angkutan laut lintas negara. Tahun ini, perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 350 miliar, yang sebagian besar untuk membeli kapal. Sisanya untuk perawatan kapal dan peralatan penunjang.

Temas akan membuka rute luar negeri dan menambah dua unit kapal masing-masing berkapasitas 8.000 deadweight tonnage (DWT). Dua kapal tersebut juga dilengkapi dengan crane yang mampu untuk mengangkat muatan dengan berat maksimal 350 MT sekali angkat. “Penambahan kapasitas angkut juga masih menjadi fokus dalam pengembangan bisnis,” kata Direktur PT Temas Shipping Harry Haryanto saat paparan publik Temas secara virtual, Jumat (11/6). Temas Shipping merupakan anak usaha Temas.

Harry menegaskan, pada semester I ini, perseroan secara konsolidasi telah menambah 11 kapal, sehingga total jumlah armada perseroan menjadi 50 unit dengan kapasitas angkut sebesar 35.123 TEUs atau 519.223 DWT.

Selain itu, perseroan berinovasi dengan meluncurkan KlikTemas, sistem yang dikembangkan untuk proses digitalisasi dan globalisasi. Program ini diciptakan untuk memberikan tambahan pelayanan dan kemudahan bagi para customer. KlikTemas sudah menjadi bagian dari strategi perseroan. “Dengan adanya sistem tersebut diharapkan para customer dapat lebih dimudahkan dalam menggunakan jasa perseroan, mulai dari proses booking muatan sampai pada proses,” tutur dia.

Lebih lanjut Harry mengatakan, penambahan armada otomatis meningkatkan kapasitas angkut yang diharapkan berkontribusi terhadap target pendapatan tahun ini yang mencapai Rp 3 triliun.

Sementara itu, kemarin, rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) menyetujui pembagian dividen tunai senilai total Rp 250 miliar. Dividen itu bersumber dari laba bersih tahun 2020 yang disisihkan sebesar Rp 50 miliar dan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya pada tahun 2020 sebesar Rp 200 miliar. Adapun setiap pemegang saham akan memperoleh dividen Rp 43,82 per saham.

Sebelumnya, emiten yang bergerak di bidang pelayaran dan jasa angkut ini melakukan divestasi aset berupa dua unit kapal ke PT Mentari Mas Multimoda senilai Rp 26,915 miliar. Mentari Mas Multimoda merupakan afiliasi perseroan.

Corporate Secretary Temas Marthalia Vigita menyebutkan, total nilai transaksi itu disesuaikan dengan penilaian dari penilai publik. Penjualan dua unit kapal telah dilakukan pada 19 Februari 2020 dan 22 Februari 2021. “Dari penjualan aset perusahaan ini, aktiva berkurang, tapi posisi kas dan setara kas bertambah sebesar Rp 26,91 miliar,” pungkasnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN