Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi kesepakatan bisnis.

Ilustrasi kesepakatan bisnis.

SICEPAT EKSPRES TAMBAH SAHAM DI DIGITAL MEDIATAMA

Capria Gandeng AC Ventures, SoftBank Danai OY! Indonesia

Jumat, 24 September 2021 | 06:05 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Perusahaan investasi global asal Amerika Serikat (AS), Capria Ventures menggandeng perusahaan modal ventura milik Pandu Sjahrir, AC Ventures, untuk memperkuat portofolio investasi di Asia Tenggara. Sementara itu, SoftBank Ventures Asia memimpin pendanaan seri A untuk OY! Indonesia sebesar US$ 30 juta.

Dave Richards, Co-founder & Managing Partner Capria Ventures, mengatakan bahwa kemitraan antara Capria dan AC Ventures bertujuan untuk membangun ekosistem start-up Indonesia dengan berinvestasi pada bisnis teknologi generasi berikutnya.

AC Ventures akan menginvestasikan dana sekitar US$ 1 juta hingga US$ 10 juta pada perusahaan tahap awal di berbagai sektor seperti e-commerce, logistik, fintech, UMKM, dan bisnis yang mendukung media digital. Adapun tahun ini, AC Ventures menargetkan perolehan dana sebesar US$ 120 juta.

“Kemitraan ini sejalan dengan komitmen Capria untuk berinvestasi dan memberikan dampak positif bagi kehidupan jutaan orang di seluruh dunia, termasuk di Asia Tenggara, India, Amerika Latin, dan Afrika," kata dia dalam keterangan resmi, Kamis (23/9).

Menurut Dave, rekam jejak AC Ventures sebagai perusahaan modal ventura tahap awal menjadi pertimbangan kuat bagi Capria untuk menjalin kerja sama ini. AC Ventures yang berbasis di Jakarta telah menangani peluang pasar miliaran dolar di Indonesia.

Beberapa perusahaan portofolio Fund III, seperti Shipper, Stockbit, Aruna, dan Eden Farm merupakan deretan start-up yang telah disuntik dana oleh AC Ventures. Perusahaan-perusahaan tersebut telah tumbuh secara eksponensial dalam 18 bulan terakhir dan menjadi pemimpin kategori di pasar masing-masing.

“AC Ventures dan Capria memiliki pendekatan yang sama sebagai investor langsung. Kami memberikan nilai tambah yang dapat mendukung para founder atau entrepreneur untuk mendapatkan modal besar dengan dukungan pengalaman kolektif, jaringan, dan sumber daya,” ungkap Dave.

Di sisi lain, Capria memiliki pengalaman global di dunia start-up tak perlu diragukan lagi. Capria telah menjalin 14 kemitraan global, sehingga mampu membuat perusahaan mengidentifikasi dan memahami usaha pasar yang sedang berkembang. “Capria juga akan melakukan investasi bersama secara langsung di portofolio perusahaan AC Ventures yang memiliki terobosan solusi dengan potensi global," imbuh dia.

Di sisi lain, perusahaan financial technology (fintech) yang mengakomodasi perputaran transaksi finansial bagi seluruh pelaku bisnis di Indonesia memulai pendanaan seri A pada kuartal kedua 2021. Pendanaan seri A ini dipimpin oleh SoftBank Ventures Asia untuk OY! Indonesia. Selain itu, pendanaan juga mendapat dukungan dari berbagai investor seperti MDI, Pavilion Capital, AC Venture, CCV, Wavemaker, PT SAT, Saison Capital Pte Ltd, dan Orion Advisors (DST Founders).

CEO OY! Indonesia Jesayas Ferdinandus mengatakan, sejak memulai operasinya pada tahun 2018, OY! Indonesia telah berkembang pesat dan memungkinkan pelaku bisnis untuk mengirim dan menerima uang, baik secara digital (cashless) maupun offline (cash).

“Kami sangat antusias dalam menyambut pertumbuhan yang luar biasa dengan total valuasi lebih dari US$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,4 triliun, sehingga dapat menempatkan OY! Indonesia sebagai start-up yang sukses menyandang predikat Centaur," ujarnya.

Selama dua tahun perjalanan, OY! Indonesia memperkuat ekspansi  bisnisnya melalui pendanaan dari berbagai investor ternama, antara lain Temasek, MDI Ventures (Telkom Indonesia), AC Ventures, Saison Capital Pte Ltd, Alternate Ventures, PT SAT, dan beberapa investor yang berkontribusi dalam membantu operasional bisnis.

SiCepat Ekspres

Sementara itu, PT SiCepat Ekspres Indonesia kembali menambah kepemilikan saham pada PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) sebanyak 5 juta saham dengan harga pembelian Rp 2.830 per saham. Penambahan tersebut menjadikan total saham yang dimiliki SiCepat Ekspres meningkat menjadi 5,75% saham.

Direktur Utama Digital Mediatama Budiasto Kusuma mengatakan, transaksi pembelian saham oleh SiCepat Ekspres dilaksanakan pada 23 September 2021. Pembelian dilakukan pada harga Rp 2830 per saham, sehingga total dana yang digelontorkan sebanyak Rp 14,15 miliar. “Tujuan SiCepat Ekspres melakukan pembelian saham perseroan sebagai bentuk investasi,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

Aksi ini bukan yang pertama kali bagi SiCepat Ekspres. Berdasarkan laporan Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Juni 2021, SiCepat Ekspres melakukan pembelian sebanyak 38 juta saham Digital Mediatama dan menambah kepemilikan menjadi 5%. (fur)

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN