Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA). (Ist)

PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA). (Ist)

Cara Itama Ranoraya (IRRA) Maksimalkan Kinerja

Rabu, 30 Nov 2022 | 16:03 WIB
Yunia Rusmalina (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) sebagai emiten perusahaan bidang kesehatan akan memaksimalkan peningkatan kinerja penjualan tahun 2023. Hal itu ditopang dengan fasilitas  pembiayaan Bank Danamon sebesar Rp 450 dan Bank UOB sebesar Rp 150 miliar.

Direktur Pemasaran Itama Ranoraya Hendry Herman menerangkan, perseroan mendapatkan fasilitas baru berupa pembiayaan bank yang  diberikan oleh Bank UOB sebesar Rp 150 miliar mencakup kredit kerja dan kredit investasi yang efektif per 1 Oktober 2022.

Baca juga: Multi Medika (MMIX) IPO, Pendapatan Tahun Lalunya Melambung 12.163%

“Fasilitas dari bank tersebut kami gunakan untuk peningkatan kinerja penjualan, dengan sebagian besar untuk support modal dan investasi jangka panjang,” ungkap Hendry Herman dalam paparan publik IRRA  secara virtual, Rabu (30/11/2022).

Advertisement

Pada tahun 2022, IRRA juga mendapatkan fasilitas perpanjangan dan peningakatan pembiayaan dari Bank Danamon sebesar Rp 450 miliar pada tahun 2022, angka tersebut meningkat dibandingkan pada tahun 2021 sebesar Rp 300 miliar.

Hendry Herman menambahkan berbagai produk yang sudah dijalankan oleh IRRA di tahun 2022, seperti jarum suntik oneject untuk vaksinasi Covid-19, vaksin imunisasi, dan perusahaan sebagai distributor nasional produk Abbott untuk rapid test.

“Kami juga sedang mengembangkan produk terbaru dengan bekerja sama dengan PT Medtronic atau perusahaan manufaktur alat kesehatan terbesar di dunia, dan kami dipercaya untuk bekerja sama yang akan kami jalankan dari tahun ini,” tuturnya.

Selain itu perseroan juga mendukung program pemerintah untuk mengurangi stunting yang cukup tinggi di Indonesia dengan produk USG 2 dimensi. Sedangkan dari sisi customer, perseroan sudah mencatatkan jumlah existing customers sebesar 15.998. Dengan rincian kurang lebih 1.294 direct coverage dan 14.694 indirect coverage yang dilakukan oleh distributor sebanyak 261 dengan 3 stock point di Pulau Jawa.

“Bukan hanya dari pemerintah, namun perseroan juga mengembangkan dengan bekerja sama dengan rumah sakit swasta dan laboratotium,” tuturnya.

Dari segi laporan keuangan, IRRA mencatatkan pendapatan Rp 554, 56 miliar hingga September 2022. Dengan  penjualan terbesar dari Abbott Alere sebesar 51,9 % atau setara dengan Rp 288,2 miliar.

”Saat ini kami mendukung kebijakan program pemerintah, bahwa penggunaan produk dalam negeri yang diwajibkan dengan bekerja sama dengan berbagai produk dalam negeri dalam perkembanganya,”tuturnya.

Di sisi lain,belanja modal atau capex yang disiapkan tahun 2023 sebesar Rp 30 miliar yang sudah disiapkan untuk menjaga sustainability perseroan.

Baca juga: Emiten Menara Grup Djarum (TOWR) Raih Pendapatan Rp 8,1 T, Laba Bersih Turun Tipis

Adapun untuk menjaga pasar perseroan sudah menjalin produk yang lain seperti USG, atau produk yang ada di rumah sakit.”Kami fokus dalam pengembangan produk dalam negeri, masih banyak pasar yang bisa kami raih untuk ke depannya,” ungkapnya.

“Kami berharap perusahaan bukan hanya sebagai distributor atau agen namun ikut serta dalam industri kesehatan dengan konsisten produk kesehatan sehingga berpengaruh terhadap pendapatan dan perkembangan IRRA,” tutupnya.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com