Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melintas di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Pengunjung melintas di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Catat Rekor Baru, IHSG Menguat 1,04% Sepekan Terakhir

Sabtu, 20 November 2021 | 06:05 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Aktivitas perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan terakhir, periode tanggal 15-19 November 2021 berlangsung semarak, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan berhasil mencatatkan rekor baru sepanjang sejarah bursa efek dengan menyentuh level psikologis 6.700 atau tepatnya 6.720,263.

Secara keseluruhan selama sepekan ini, IHSG meningkat sebesar 1,04% dari posisi 6.651,054 pada pekan sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Yulianto Aji Sadono mengatakan, ramainya perdagangan juga terlihat dari jumlah rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) bursa selama sepekan yang mencatatkan peningkatan signifikan, yaitu sebesar 12,67% menjadi Rp13,257 triliun dari Rp11,766 triliun pada pekan lalu.

Kemudian, rata-rata frekuensi harian bursa mengalami kenaikan sebesar 9,96% menjadi 1.367.702 kali transaksi dari 1.243.797 kali transaksi pada pekan sebelumnya. Peningkatan sebesar 0,97% terjadi pada nilai kapitalisasi pasar menjadi Rp8.245,536 triliun dari Rp8.166,564 triliun sepekan yang lalu.

“Pada pekan ini penurunan hanya terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa sejumlah 1,78 persen menjadi 26,047 miliar saham dari 26,518 miliar saham pada pekan sebelumnya,” urai Aji dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat malam (19/11/2021).

Adapun investor asing pada perdagangan Jumat kemarin mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp141,22 miliar dan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp38,352 triliun.

Pencatatan Efek

Terdapat 3 pencatatan obligasi selama sepekan ini, diawali pada Senin (15/11/2021), PT Lautan Luas Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Lautan Luas Tahap II Tahun 2021 yang dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp450 miliar. PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat idA- (Single A Minus) untuk obligasi ini, dan PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Pada Kamis (18/11) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Sarana Multigriya Finansial Tahap II Tahun 2021 yang dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp2,8 triliun. PEFINDO menyematkan peringkat idAAA (Triple A) bagi obligasi ini, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Selanjutnya, pada akhir pekan atau Jumat (19/11), PT Merdeka Copper Gold Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2021 yang dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1,5 triliun. Hasil pemeringkatan dari PEFINDO untuk Obligasi adalah (id)A (Single A), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 85 emisi dari 50 Perusahaan Tercatat senilai Rp88,08 triliun. Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI hingga saat ini berjumlah 477 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp424,55 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 124 Perusahaan Tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 140 seri dengan nilai nominal Rp4.469,88 triliun dan US$300,00 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp5,33 triliun.

 

 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN