Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP). Foto: IST

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP). Foto: IST

Catur Sentosa Ekspansi Mitra10 dan Atria ke Kawasan Timur Indonesia

Rabu, 13 November 2019 | 18:48 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) memperluas ekspansi Mitra10 dan Atria ke kawasan timur Indonesia, dengan meresmikan superstore bahan bangunan dan home improvement Mitra10 ke-33 dan gerai home furnishing Atria ke-12 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Makassar sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan merupakan kota metropolitan terbesar di kawasan timur Indonesia. Bahkan, Bappenas mengukuhkan Kota Makassar yang terletak di pesisir barat daya Pulau Sulawesi tersebut sebagai satu dari empat pusat pertumbuhan utama di Indonesia bersama Jakarta, Surabaya, dan Medan. Tidak berlebihan jika Catur Sentosa memilih Makassar sebagai tonggak awal ekspansi Mitra10 ke kawasan timur Indonesia.

“Kamis (14/11), Catur Sentosa selaku induk perusahaan Mitra10 akan meresmikan Mitra10 ke-33 dan Atria ke-12 di Makassar. Dengan tingkat pertumbuhan Kota Makassar yang mencapai 8,23%, kami optimistis ekspansi ini akan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan usaha perseroan dan pertumbuhan ekonomi di Makassar,” kata Sekretaris Perusahaan Catur Sentosa Adiprana Idrus Widjajakusuma dalam penjelasan resmi, Rabu (13/11).

Catur Sentosa merupakan perusahaan distribusi terbesar & terkemuka bahan bangunan, kimia, dan consumer goods/FMCG, serta pemilik jaringan toko ritel modern Mitra10 & ritel furnitur Atria. Saat ini, Catur Sentosa memiliki 42 cabang distribusi bahan bangunan di 40 kota besar, 4 cabang distribusi kimia, 38 area distribusi FMCG, 33 gerai Mitra10, dan 12 gerai Atria.

“Kami terus memacu pertumbuhan segmen ritel modern dan menjadikan Mitra10 sebagai motor pertumbuhan di lini usaha kami. Kini, kami telah merealisasikan empat dari lima pembukaan gerai baru Mitra10 pada 2019, sebelumnya kami ekspansi di Cirebon, Yogyakarta, dan Surabaya. Berikutnya, kami akan ekspansi di Solo untuk menggenapi rencana pembukaan lima gerai baru Mitra10 tahun ini,” tutur Idrus.

Untuk mendukung rencana ekspansi tersebut, Catur Sentosa telah menyiapkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) untuk ritel modern sebesar Rp 500 miliar pada awal tahun lalu.

Mitra10 Makassar merupakan superstore ke-33 dan gerai pertama yang berada di Indonesia bagian timur. Gerai ini menempati area seluas 11.300 m2 di Kawasan Tallasa City, Lingkaran Luar Barat, Makassar. Para pelanggan akan leluasa memilih barang-barang yang dibutuhkan pada area penjualan (selling area) seluas 3.800 m2 yang didukung oleh area gudang seluas 4.255 m2 untuk menjamin ketersediaan barang serta lapangan parkir yang lapang.

Dengan konsep one stop shopping, Mitra10 menawarkan sekitar 25.000 Stock Keeping Unit (item) mulai dari keperluan lantai (flooring), cat, keramik, granit, hingga atap. Bahkan, para pelanggan juga bisa berbelanja keperluan home appliance dan home improvement dengan harga yang kompetitif.

“Kami menyasar end user, yakni para pemilik rumah yang hendak merenovasi atau membangun hunian baru. Mereka dapat berbelanja kebutuhan bahan bangunan dengan beragam pilihan desain yang lengkap dan nyaman seperti layaknya berbelanja di mal,” ujar Idrus.

Seperti di kota-kota besar lainnya, lokasi pemilihan gerai Mitra10 Makassar mendekatkan dengan kawasan permukiman yang sedang tumbuh dan berkembang, serta memiliki akses jalan utama yang memudahkan konsumen untuk berkunjung dan berbelanja.

Prospek usaha Catur Sentosa tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan oleh pemerintah sebesar 5,1%. Tentunya pertumbuhan ini tidak terlepas kaitannya dengan target konsumsi dan kebutuhan akan hunian oleh masyarakat Indonesia. Konsumsi rumah tangga di kisaran 5% dengan tingkat inflasi 3,5%. Backlog kebutuhan akan rumah telah mencapai 7,6 juta rumah.

Dengan indikator ini, Catur Sentosa yakin bahwa iklim usaha di Indonesia sangat kondusif dan akan mendorong pertumbuhan prospek usaha perseroan yang fokus di bidang bahan bangunan, baik itu di segmen distribusi maupun ritel modern.

Keberadaan Mitra10 di Makassar juga diharapkan akan mengangkat perekonomian daerah, mengingat lebih dari 80% barang yang ditawarkan merupakan barang buatan lokal yang berkualitas serta menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 110 orang.

Atria

Atria, entitas anak Catur Sentosa yang bergerak di ritel modern khusus home furniture kini hadir di Makassar. Dengan menempati selling space seluas 1.000 M2 di dalam Superstore Mitra10, peritel furnitur ini menawarkan lebih dari 8.500 SKU.

“Kami berupaya memanjakan para konsumen dengan menyediakan aneka ragam pilihan yang lengkap dan menarik, termasuk untuk berbelanja furnitur yang berkualitas dengan desain yang menarik. Dengan mengusung konsep store in store, Atria hadir di Makassar dengan menata aneka produk yang dimilikinya sesuai tema ruangan. Dengan demikian, pada pelanggan bisa mendapat inspirasi atas produk atau desain ruangan yang mereka inginkan,” jelas Idrus.

Pemilihan lokasi Mitra10 maupun Atria dilakukan secara berhati-hati, dengan memperhatikan pertumbuhan, sebaran kawasan residensial dan prospek di suatu daerah. Hal ini dilakukan untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

Tahun ini, Catur Sentosa menargetkan pertumbuhan secara konsolidasi sebesar 13%, yang ditopang oleh target pertumbuhan distribusi sebesar 10% dan ritel Modern sebesar 20%. Adapun target pendapatan konsolidasi perseroan tahun ini sebesar Rp 12 triliun. Segmen retail building material tumbuh 20% dengan SSSG sebesar 9% dan distribusi bahan bangunan menyumbang pertumbuhan sebesar 8%. Secara konsolidasi pertumbuhan per September 2019 sebesar 11% dan diyakini sampai dengan akhir tahun akan tercapai 13%.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN